RADARBANYUWANGI.ID - Setelah drama pembuka musim di MotoGP Thailand, para penggemar balap motor dunia harus sedikit bersabar. Tidak ada balapan pada akhir pekan ini sebelum seri kedua musim 2026 bergulir di Brasil pada 20–23 Maret mendatang.
Balapan tersebut akan berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna atau Autodromo Internacional de Goiania. Seri ini menjadi sorotan karena menandai kembalinya MotoGP ke Negeri Samba setelah absen selama tiga dekade.
Bagi juara bertahan Marc Marquez, jeda dua pekan dari seri pembuka menjadi momen penting untuk melakukan evaluasi. Rider asal Spanyol itu gagal naik podium di Buriram setelah mendapat penalti dan mengalami masalah ban, sehingga tercecer di posisi kedelapan klasemen sementara.
Sementara itu, dua pembalap muda yang sedang tampil impresif, Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi, bertekad mempertahankan momentum positif mereka di awal musim.
Seri di Goiania memiliki nilai historis tersendiri. Terakhir kali balapan kelas utama digelar di Brasil terjadi pada 1992 di Interlagos. Kini, setelah berbagai renovasi dan peningkatan fasilitas, sirkuit tersebut siap menyambut kembali para pembalap MotoGP.
Pembalap Luca Marini menilai karakter lintasan di Goiania akan menghadirkan tantangan unik bagi para rider.
“Ini trek yang cukup cepat, tetapi sempit, dengan beberapa tikungan yang sangat lambat dan pendek,” ujar Marini.
Ia juga menyoroti potensi kesulitan dalam menyalip di lintasan tersebut.
“Saya rasa akan sulit untuk menyalip. Ini adalah titik kritisnya karena pengereman pendek setelah tikungan cepat,” tambahnya.
Karakter trek yang sempit dan teknis diperkirakan membuat sesi kualifikasi menjadi sangat penting untuk menentukan posisi start.
Awal musim juga memunculkan dinamika baru dalam persaingan pabrikan. Dominasi Ducati mulai mendapat tekanan serius dari Aprilia.
Pada seri pembuka, Aprilia mencatat hasil impresif dengan menempatkan keempat pembalapnya finis di lima besar. Situasi ini menjadi sinyal bahwa persaingan teknologi di MotoGP semakin ketat.
Mantan pembalap yang kini menjadi analis teknis, Sylvain Guintoli, mengungkapkan bahwa Ducati telah menyiapkan respons berupa pengembangan aerodinamika baru.
“Mereka masih mengembangkan motor 2026. Meskipun pabrikan juga fokus pada regulasi 2027, mereka tetap bekerja untuk meningkatkan performa motor musim ini,” kata Guintoli.
Pengembangan tersebut disebut bertujuan untuk merebut kembali keunggulan teknis Ducati yang mulai dikejar rival-rivalnya.
Balapan di Brasil juga dinanti oleh penggemar Indonesia karena dua pembalap muda Tanah Air akan kembali turun lintasan.
Di kelas Moto3, Veda Ega Pratama diharapkan mampu melanjutkan performa impresif setelah finis kelima pada debutnya di Thailand. Sementara itu, Mario Suryo Aji akan berusaha mempertahankan konsistensi finis di 10 besar pada kelas Moto2.
Bagi Veda, seri ini juga menjadi pengorbanan tersendiri karena harus merelakan momen Idul Fitri jauh dari keluarga demi tampil maksimal di lintasan.
Jadwal MotoGP Brasil 2026 (WIB)
Jumat, 20 Maret 2026
- 19.00–19.45: Moto3 Free Practice 1
- 20.00–20.50: Moto2 Free Practice 1
- 21.05–22.05: MotoGP Free Practice 1
- 23.15–00.00: Moto3 Practice
Sabtu, 21 Maret 2026
- 00.15–01.05: Moto2 Practice
- 01.20–02.35: MotoGP Practice
- 18.40–19.10: Moto3 Free Practice 2
- 19.25–19.55: Moto2 Free Practice 2
- 20.10–20.40: MotoGP Free Practice 2
- 20.50–21.05: MotoGP Qualifying 1
- 21.15–21.30: MotoGP Qualifying 2
- 22.45–23.00: Moto3 Qualifying 1
- 23.10–23.25: Moto3 Qualifying 2
- 23.40–23.55: Moto2 Qualifying 1
Minggu, 22 Maret 2026
- 00.05–00.20: Moto2 Qualifying 2
- 01.00: MotoGP Sprint (15 lap)
- 20.40–20.50: MotoGP Warm Up
- 22.00: Moto3 Race (24 lap)
- 23.15: Moto2 Race (26 lap)
Senin, 23 Maret 2026
- 01.00: MotoGP Grand Prix (31 lap)
Sprint race MotoGP Brasil 2026 juga akan disiarkan langsung melalui platform streaming Vidio pada Minggu (22/3) pukul 01.00 WIB.
Editor : Lugas Rumpakaadi