Kekalahan telak 0-3 dari Real Madrid di leg pertama 16 Besar Liga Champions menjadi pukulan telak bagi pasukan Pep Guardiola. Pengakuan Guardiola bahwa peluang lolos "tipis" menunjukkan betapa beratnya situasi. Fokus kini harus sepenuhnya beralih ke Premier League, di mana mereka tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Arsenal.
City sadar, setiap kehilangan poin sekarang bisa berakibat fatal. Dengan Arsenal yang telah memainkan satu laga lebih banyak, The Citizens masih punya harapan, tetapi butuh konsistensi sempurna di sisa musim plus bantuan dari lawan-lawan Arsenal.
Secara statistik, City punya modal apik melawan West Ham. Mereka tak terkalahkan dalam 20 pertemuan terakhir di Premier League dengan 17 menang, tiga imbang. Ini adalah rekor tak terkalahkan terpanjang ketiga mereka melawan tim tertentu setelah Fulham 22 dan Newcastle 22.
Namun, ada masalah serius yang harus diperbaiki: inkonsistensi di babak kedua. Jika hanya dihitung hasil babak pertama, City akan memimpin klasemen dengan 67 poin, unggul 13 poin dari Arsenal. Namun, di babak kedua, mereka terpuruk di peringkat kedelapan dengan hanya 41 poin. Selisih 26 poin antara performa babak pertama dan kedua adalah yang terburuk di liga musim ini.
Di sisi lain, West Ham United sedang berjuang mati-matian menghindari degradasi. Hanya unggul selisih gol dari zona merah, posisi 18, The Hammers butuh poin di setiap laga. Namun, performa mereka belakangan ini cukup menjanjikan: 14 poin dari delapan laga terakhir, peringkat ketujuh dalam form table.
Pekan lalu, mereka menang 1-0 atas Fulham, dan sebelumnya lolos ke perempat final Piala FA setelah menyingkirkan Brentford lewat adu penalti. Kini, mereka berpeluang meraih kemenangan Premier League beruntun untuk ketiga kalinya musim ini.
Masalahnya, rekor kandang West Ham melawan City sangat buruk. Dalam sembilan pertemuan di London Stadium, mereka tak pernah menang dengan dua imbang, tujuh kalah. Ini adalah rekor terburuk mereka melawan tim tertentu di kandang, setara dengan Brighton.
Kabar Tim: Summerville Absen, City Tanpa Gvardiol
West Ham kehilangan penyerang tajam Crysencio Summerville yang mencetak tujuh gol dalam 11 laga terakhir. Ia cedera betis saat lawan Brentford. Oliver Scarles dan Adama Traore juga diragukan tampil.
Rekrutan anyar Pablo Felipe siap tampil penuh setelah pulih dari cedera betis. Ia akan berduet dengan Valentín Castellanos dan Jarrod Bowen di lini depan. Aaron Wan-Bissaka dan Soungoutou Magassa kemungkinan kembali menjadi starter.
Manchester City masih tanpa Josko Gvardiol (fraktur tibia). Mateo Kovacic mendekati kembali, tetapi laga ini terlalu cepat. Rico Lewis diragukan tampil.
Matheus Nunes dan Rayan Ait-Nouri berharap kembali ke tim utama. Rayan Cherki dan Phil Foden bersaing dengan Savinho dan Jeremy Doku di lini depan. Erling Haaland, yang mencetak 11 gol ke gawang West Ham akan menjadi ujung tombak.
Prediksi Susunan Pemain:
West Ham United: Hermansen; Wan-Bissaka, Mavropanos, Disasi, Diouf; Fernandes, Magassa, Soucek; Bowen, Pablo, Castellanos
Manchester City: Donnarumma; Nunes, Dias, Guehi, Ait-Nouri; Rodri, O'Reilly; Bernardo, Cherki; Semenyo, Haaland
Prediksi Skor: West Ham United 2-3 Manchester City
Laga ini diprediksi akan berjalan terbuka dan kaya gol. West Ham butuh poin, City butuh kemenangan. Absennya Summerville menjadi pukulan berat bagi tuan rumah, tetapi performa mereka belakangan ini cukup meyakinkan.
Kami memprediksi City akan menang tipis 3-2. Pertahanan mereka yang rapuh akan kembali kebobolan, tetapi Haaland dan kolega diprediksi mampu mencetak gol lebih banyak. Kemenangan ini akan menjadi obat penawar setelah kekalahan pahit di Madrid. (*)
Editor : Niklaas Andries