Tim asuhan Mikel Arteta ingin menebus performa kurang meyakinkan di pertengahan pekan setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen pada laga UEFA Champions League.
Di sisi lain, Everton yang kini dilatih David Moyes datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Burnley dengan skor 2-0 pada pertandingan liga terakhir.
Arsenal Masih Sulit Menang Meyakinkan
Pada laga Liga Champions tengah pekan, Arsenal nyaris menelan kekalahan sebelum akhirnya menyamakan kedudukan di menit-menit akhir melalui penalti Kai Havertz.
Sebelumnya, Leverkusen unggul lebih dahulu melalui sundulan Robert Andrich yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Namun usaha keras Noni Madueke berbuah penalti yang kemudian diselesaikan dengan tenang oleh Havertz.
Hasil imbang tersebut membuat Arsenal masih difavoritkan untuk lolos pada leg kedua di London, meski penampilan mereka di Jerman dinilai jauh dari kata meyakinkan.
Dalam beberapa pekan terakhir, The Gunners memang sering meraih hasil positif tanpa performa yang benar-benar dominan. Kemenangan atas Chelsea, Brighton & Hove Albion, dan Mansfield Town misalnya, diraih dengan margin tipis.
Meski demikian, hasil tersebut tetap menguntungkan Arsenal dalam perburuan gelar. Mereka kini unggul tujuh poin di puncak klasemen atas Manchester City, meskipun rivalnya itu masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak.
Arteta tampaknya mulai menanamkan mentalitas “menang dengan cara apa pun”, sebuah pendekatan yang muncul setelah Arsenal dua kali gagal meraih gelar liga pada musim 2023 dan 2024.
Kekuatan Emirates Jadi Andalan
Bermain di kandang sendiri menjadi salah satu kekuatan utama Arsenal musim ini. Sejak kekalahan mengejutkan dari Manchester United pada Januari lalu, Arsenal berhasil memenangi lima pertandingan kandang berturut-turut di Premier League.
Tidak hanya itu, mereka juga mampu mencetak lebih dari satu gol dalam lima dari enam laga kandang terakhir.
Catatan tersebut membuat Emirates Stadium kembali menjadi benteng yang sulit ditembus bagi tim tamu.
Everton Juga Mengincar Tiket Eropa
Sementara Arsenal memimpikan trofi Liga Champions, Everton memiliki ambisi lain: kembali tampil di kompetisi Eropa.
Di bawah arahan David Moyes, The Toffees menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Pada pertandingan terakhir, mereka mengalahkan Burnley 2-0 di Hill Dickinson Stadium.
Gol kemenangan Everton dicetak oleh James Tarkowski dan Kiernan Dewsbury-Hall, yang masing-masing mencetak gol sebelum dan sesudah jeda.
Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri puasa kemenangan Everton di kandang setelah tujuh pertandingan.
Saat ini Everton hanya terpaut satu poin dari Brentford di posisi ketujuh. Bahkan jarak mereka dengan Liverpool di posisi keenam dan Chelsea di peringkat kelima hanya lima poin.
Menariknya, dari total 43 poin yang dikumpulkan Everton musim ini, sebanyak 24 di antaranya diraih saat bermain tandang, catatan terbaik keempat di liga.
Rekor Pertemuan
Meski Everton cukup solid musim ini, Arsenal tetap memiliki keunggulan dari sisi rekor pertemuan.
Pada pertemuan pertama musim ini di Merseyside, Arsenal berhasil menang tipis 1-0. Selain itu, The Gunners tidak terkalahkan dalam enam pertemuan liga terakhir melawan Everton.
Kabar Tim
Arsenal mendapat kabar cukup baik terkait kondisi pemain bertahan Ben White dan Riccardo Calafiori, yang sudah kembali ke bangku cadangan saat laga melawan Leverkusen.
Namun kapten tim Martin Odegaard masih diragukan tampil akibat cedera lutut, sementara Leandro Trossard juga absen karena masalah kebugaran yang belum dijelaskan.
Gelandang Mikel Merino dipastikan tidak bisa bermain karena cedera kaki.
Penampilan impresif Madueke sebagai pemain pengganti di laga tengah pekan juga membuka kemungkinan rotasi, meski Bukayo Saka masih berpeluang kembali menjadi starter berkat kemampuan eksekusi bola mati yang konsisten.
Di kubu Everton, jadwal yang lebih longgar setelah tersingkir dari FA Cup memberi waktu pemulihan yang cukup bagi para pemain.
Everton kemungkinan hanya kehilangan Jack Grealish, Seamus Coleman, dan Carlos Alcaraz yang masih mengalami masalah cedera.
Sementara itu, kiper utama Jordan Pickford sedang dalam performa impresif setelah melakukan sejumlah penyelamatan krusial dalam beberapa laga terakhir.
Perkiraan Susunan Pemain
Arsenal (4-2-3-1): Raya; White, Saliba, Gabriel, Calafiori; Rice, Zubimendi; Saka, Eze, Martinelli; Havertz.
Everton (4-2-3-1): Pickford; O'Brien, Tarkowski, Branthwaite, Mykolenko; Garner, Gueye; McNeil, Dewsbury-Hall, Ndiaye; Barry.
Prediksi Skor: Arsenal 1-0 Everton.
Arsenal dikenal sangat berbahaya dalam situasi bola mati musim ini dengan total 24 gol dari skema tersebut. Namun Everton justru menjadi tim dengan pertahanan terbaik dalam menghadapi bola mati, hanya kebobolan delapan gol dari penalti, tendangan bebas, maupun sepak pojok.
Pertandingan diperkirakan berjalan ketat dengan sedikit peluang. Meski demikian, faktor kandang dan mentalitas juara membuat Arsenal sedikit lebih diunggulkan. (*)
Editor : Niklaas Andries