RADARBANYUWANGI.ID - Juara dunia bertahan Formula 1, Lando Norris, mengakui timnya, McLaren, harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan performa menjelang seri kedua musim ini di Chinese Grand Prix akhir pekan ini.
Pembalap asal Inggris itu memulai upaya mempertahankan gelarnya dengan hasil yang kurang memuaskan pada balapan pembuka musim di Australian Grand Prix di Melbourne. Norris hanya mampu finis di posisi kelima dan tertinggal lebih dari 50 detik dari pemenang lomba, George Russell.
Meski jarak antara dua seri pembuka musim hanya satu minggu, Norris menegaskan bahwa seluruh tim telah bekerja keras untuk mengevaluasi kekurangan yang terjadi.
“Ini menjadi pekan yang sangat sibuk bagi seluruh tim, baik yang berada di lintasan maupun yang bekerja di MTC. Kami mencoba meningkatkan performa semaksimal mungkin,” ujar Norris pada sesi media di Shanghai, Jumat (13/3/2026), dikutip F1.
Menurutnya, evaluasi setelah balapan di Melbourne menghasilkan banyak pelajaran penting bagi tim.
“Banyak hal yang kami pelajari, ada yang positif dan ada juga yang tidak begitu baik. Namun semuanya adalah hal yang perlu kami perbaiki agar bisa melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik di Shanghai,” katanya.
Norris juga menyoroti dua area utama yang masih perlu ditingkatkan, yaitu pemahaman terhadap unit tenaga dan performa sasis mobil. Meskipun menggunakan mesin yang sama dengan tim pemimpin klasemen konstruktor, Mercedes, McLaren dinilai belum sepenuhnya memaksimalkan potensinya.
Selain itu, manajemen ban juga menjadi perhatian setelah tim mengalami kesulitan saat balapan di Melbourne.
“Kami perlu meningkatkan banyak hal, bukan hanya satu aspek saja. Baik mobil maupun pemahaman kami terhadap power unit harus ditingkatkan,” kata Norris.
Editor : Lugas Rumpakaadi