RADARBANYUWANGI.ID - Tim Ferrari menunjukkan optimisme tinggi untuk menantang dominasi Mercedes pada musim Formula 1 2026, meskipun rival mereka membuka musim dengan keunggulan signifikan di Grand Prix Australia.
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, sempat memimpin balapan pembuka di Melbourne setelah melesat dari posisi start keempat ke posisi terdepan pada lap awal. Namun, pada akhir balapan ia harus puas finis di posisi ketiga di belakang dua mobil Mercedes. Rekan setimnya, Lewis Hamilton, menyusul di posisi keempat.
Leclerc mengakui bahwa jarak performa dengan Mercedes cukup besar, terutama saat sesi kualifikasi. “Saya benar-benar berharap kami bisa menantang mereka. Dalam kualifikasi, kami harus bekerja sangat keras untuk mengurangi keunggulan mereka. Selisih delapan persepuluh detik di Melbourne itu sangat besar,” ujarnya, dikutip F1.
Meski demikian, pembalap asal Monako tersebut menilai Ferrari masih memiliki ruang untuk meningkatkan performa mobil. Menurutnya, ada beberapa aspek teknis yang belum dioptimalkan sepenuhnya pada balapan pembuka musim.
“Masih ada beberapa hal yang belum kami optimalkan di Melbourne, jadi seharusnya performa kami akan membaik. Dalam kondisi balapan, jaraknya juga terasa lebih dekat,” kata Leclerc.
Optimisme serupa juga disampaikan Hamilton yang mulai merasa lebih nyaman bersama Ferrari setelah musim pertamanya yang menantang bersama tim asal Italia itu.
“Saya sangat menikmati balapan pekan lalu. Kami belajar banyak sepanjang akhir pekan balapan. Kami tahu Mercedes sangat kuat, meskipun kami tidak menyangka selisihnya sebesar itu,” ujar Hamilton.
Ia menambahkan bahwa jarak tersebut masih bisa dikejar jika seluruh tim bekerja maksimal. “Itu bukan selisih yang mustahil untuk ditutup. Kami membutuhkan kerja keras dari semua orang, baik di lintasan maupun di pabrik,” pungkasnya.
Ferrari kini mengalihkan fokus ke balapan berikutnya di Shanghai International Circuit, yang menggunakan format Sprint. Tantangan tersebut diyakini akan menjadi ujian penting bagi upaya Ferrari memangkas keunggulan Mercedes di awal musim.
Editor : Lugas Rumpakaadi