RADARBANYUWANGI.ID - Tim balap Formula 1 Ferrari mengonfirmasi akan menguji desain sayap belakang revolusioner yang dijuluki “flip-flop” pada sesi latihan bebas pertama (FP1) di Shanghai International Circuit, China. Ini menjadi penampilan pertama komponen tersebut sejak diperkenalkan pada uji pramusim di Bahrain.
Sayap belakang yang tidak biasa ini pertama kali menarik perhatian publik saat hari kedua tes pramusim. Berbeda dengan sistem sayap konvensional yang hanya berubah dari posisi miring ke datar, komponen baru Ferrari mampu berputar sepenuhnya hingga posisi terbalik. Desain tersebut menciptakan celah udara yang lebih besar, memungkinkan aliran udara melewati bagian belakang mobil dengan lebih efisien dan mengurangi hambatan (drag) di lintasan lurus.
Dampak pasti dari teknologi ini terhadap performa mobil masih belum sepenuhnya diketahui. Setiap tim menggunakan pengaturan berbeda selama pengujian, sehingga performa sebenarnya baru akan terlihat dalam kondisi akhir pekan balapan.
Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, mengapresiasi upaya tim dalam menghadirkan inovasi tersebut lebih cepat dari rencana awal.
“Kami menjalani satu hari penuh pengujian dengan sayap itu. Saya sangat berterima kasih kepada tim karena sebenarnya pengembangannya dijadwalkan lebih lambat, tetapi mereka bekerja sangat keras untuk membawanya ke sini,” ujar Hamilton, dikutip F1.
Ferrari berupaya mengejar ketertinggalan dari rival utama mereka, Mercedes, setelah hasil kurang memuaskan pada seri pembuka musim di Albert Park Circuit. Dalam balapan tersebut, Hamilton finis di posisi keempat di belakang rekan setimnya, Charles Leclerc, sementara dua posisi teratas ditempati pembalap Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli.
Dengan karakteristik sirkuit Shanghai yang berbeda dari Albert Park, Ferrari berharap inovasi aerodinamika seperti sayap “flip-flop”, yang sempat dijuluki “Macarena”, dapat membantu mereka mendekati performa Mercedes.
Hamilton juga menekankan bahwa kerja keras tim di pabrik menjadi kunci perkembangan tersebut. “Sangat menyenangkan melihat tim terus berjuang, terus mendorong batas dan bekerja lembur untuk menghadirkan peningkatan. Itulah inti dari kompetisi ini,” katanya.
Editor : Lugas Rumpakaadi