RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap Aston Martin, Fernando Alonso, menegaskan komitmennya untuk membantu tim mengatasi berbagai masalah teknis yang muncul pada awal musim Formula 1 2026. Menjelang Grand Prix China, Alonso menyatakan siap berkontribusi semaksimal mungkin agar timnya dapat menjalani akhir pekan balapan dengan lebih lancar.
Pada seri pembuka musim di Australia, Aston Martin secara terbuka mengakui adanya sejumlah kendala teknis yang membuat Alonso dan Lance Stroll gagal menyelesaikan balapan. Meski demikian, balapan tersebut dimanfaatkan tim sebagai kesempatan untuk mengumpulkan data penting guna memperbaiki performa mobil.
Alonso sempat menunjukkan refleks dan kemampuan balapnya dengan naik dari posisi ke-17 ke posisi ke-10 pada lap pertama. Namun, masalah pada mobil membuatnya kehilangan posisi dan akhirnya harus mengakhiri balapan lebih awal.
Pembalap asal Spanyol itu menilai prioritas utama tim saat ini adalah memperbanyak lap tanpa kendala teknis. “Ketika kami bisa menyelesaikan lap tanpa masalah, itu sangat penting karena setiap lap memberi kami informasi berharga,” ujar Alonso, dikutip F1.
Ia juga mengakui bahwa Aston Martin masih tertinggal jauh dalam hal pengumpulan data dibanding tim lain. “Jika tim lain sudah menyelesaikan sekitar 1.000 lap sejak tes di Barcelona, kami mungkin baru mencapai sekitar 100. Kami jelas tertinggal jauh,” katanya.
Menurut Alonso, target realistis Aston Martin di GP China adalah menjalani sesi latihan bebas dan kualifikasi secara normal, serta berusaha menyelesaikan balapan penuh pada hari Minggu (15/3/2026).
Kerja sama baru antara Aston Martin dan Honda juga menjadi bagian penting dari proses pengembangan tim musim ini. Alonso menegaskan dirinya siap terlibat lebih dalam untuk membantu meningkatkan performa mesin dan unit tenaga.
“Ini awal yang tidak mudah, tetapi kami satu tim. Saya siap membantu semaksimal mungkin,” kata Alonso. Ia optimistis bahwa meski awal musim terasa berat, kemajuan tetap bisa dicapai seiring berjalannya waktu.
Editor : Lugas Rumpakaadi