RADARBANYUWANGI.ID - Tim Racing Bulls mengakhiri hari Sabtu (7/3/2026) di Grand Prix Australia dengan pencapaian yang melampaui ekspektasi siapapun.
Kedua pembalap mereka, Liam Lawson dan rookie Arvid Lindblad, berhasil menembus Q3 dan mengamankan posisi kedelapan serta kesembilan.
Hasil ini mengejutkan paddock dan mempertegas bahwa Racing Bulls menjadi salah satu kejutan positif terbesar di pembuka musim F1 2026.
Bagi Lindblad, sesi kualifikasi ini merupakan yang pertama dalam karier Formula 1-nya.
Pembalap Inggris berusia 18 tahun itu tampil percaya diri sepanjang sesi dan mengakui bahwa ia sudah merasakan kecepatan timnya jauh sebelum sesi dimulai.
"Saya tahu memasuki sesi bahwa kami cepat, dan saya hanya perlu fokus pada diri saya sendiri dan melakukan pekerjaan saya agar kami bisa kompetitif. Tim telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Sangat mengesankan memiliki dua mobil di Q3, terutama dari di mana kami berada di Bahrain, ini jauh melebihi ekspektasi saya dan tim, jadi saya sangat bahagia," ujarnya.
Satu momen menegangkan sempat dialami Lindblad menjelang akhir Q2 ketika ia hampir menghantam mobil-mobil yang bergerak lambat di pintu masuk pit lane.
Namun ia berhasil melewatinya tanpa insiden dan tetap dapat melanjutkan ke Q3.
Lawson di sisi lain mengakui sesi kualifikasi berjalan cukup menyulitkan di awal, dengan beberapa kesalahan dan lock-up yang tidak perlu.
Namun pembalap Selandia Baru itu berhasil memperbaiki ritme menjelang akhir.
Keputusan strategis untuk menyimpan satu set ban lunak baru juga menjadi nilai tambah untuk balapan Minggu.
"Dua mobil di Q3 sangat positif. Besok adalah balapan panjang, dan mobil-mobil baru ini, sejauh ini, tidak selalu paling andal, jadi kita lihat saja," pungkas Lawson dengan optimisme yang realistis.
Editor : Lugas Rumpakaadi