RADARBANYUWANGI.ID - Max Verstappen memasuki musim Formula 1 2026 dengan sikap realistis namun tetap optimistis.
Pembalap Belanda yang nyaris merebut gelar keempatnya musim lalu, hanya terpaut dua poin dari Lando Norris, mengakui bahwa Red Bull masih membutuhkan banyak pekerjaan untuk bersaing secara konsisten di barisan terdepan musim ini.
Berbicara jelang GP Australia 2026 di Albert Park, Verstappen menilai pramusim berjalan cukup baik meski tantangan besar masih menanti.
"Kami masih memiliki cukup banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk bisa berada di depan, tapi ini juga sesuatu yang sudah saya perkirakan sebelumnya. Saya hanya berusaha sebaik mungkin, kami positif dan senang dengan apa yang sudah dilakukan sejauh ini, tapi kami juga tahu jika benar-benar ingin berjuang di depan, kami harus lebih cepat," ujarnya, Kamis (5/3/2026), dikutip F1.
Untuk target akhir pekan pembuka ini, Verstappen memilih pendekatan yang tenang dan pragmatis.
"Saya di sini untuk melakukan pekerjaan saya dan melihat bagaimana kondisinya. Saya sangat santai. Saya hanya ingin menjalani akhir pekan yang layak dan semoga mencetak poin yang decent," katanya.
Satu hal yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi Verstappen adalah keberhasilan Red Bull mengembangkan unit tenaga sendiri untuk pertama kalinya melalui divisi Red Bull Powertrains, bermitra dengan Ford.
"Ini adalah proyek yang sangat menarik untuk disaksikan perkembangannya selama empat tahun terakhir. Itu sungguh momen yang membanggakan ketika saya masuk ke dalam mobil," ungkapnya.
Di sisi lain, Red Bull juga menghadapi perubahan di barisan pembalap dengan hadirnya Isack Hadjar yang dipromosikan dari Racing Bulls.
Pembalap berusia 21 tahun itu tampil impresif musim lalu dengan podium di GP Belanda, meski pengalaman pertamanya di Albert Park berakhir tragis akibat kecelakaan di lap formasi.
Hadjar mengakui mengincar podium musim ini, meski mengakui ketidakpastian masih ada di awal musim.
Editor : Lugas Rumpakaadi