Tim berjuluk Lariani tersebut sedang menjalani salah satu musim terbaik mereka di kasta tertinggi sepak bola Italia. Selain bersaing di papan atas liga, Como juga masih memiliki peluang meraih trofi Coppa Italia musim ini. Sementara itu, Cagliari terus berusaha mengamankan posisi mereka agar tetap bertahan di Serie A.
Como baru saja memainkan leg pertama semifinal Coppa Italia pada Selasa lalu melawan Inter Milan di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Laga yang mempertemukan dua klub dari kawasan Lombardy itu berakhir tanpa gol.
Pertandingan berjalan hati-hati dengan kedua tim enggan mengambil banyak risiko. Como sebenarnya memiliki peluang emas setelah jeda babak pertama, tetapi Alex Valle gagal memanfaatkan kesempatan dari jarak dekat.
Pemenang dari semifinal ini nantinya akan menghadapi salah satu dari Lazio atau Atalanta di final Coppa Italia. Namun sebelum memikirkan laga tersebut, Como harus fokus pada target utama mereka di Serie A: menembus empat besar.
Di bawah arahan Cesc Fabregas, Como tampil impresif meski baru kurang dari dua tahun kembali ke kompetisi elite Italia. Dua kemenangan beruntun membuat posisi mereka semakin kuat dalam persaingan papan atas.
Setelah menundukkan Juventus dengan skor 2-0 untuk kedua kalinya musim ini, Como kembali meraih kemenangan saat menghadapi Lecce akhir pekan lalu. Hasil tersebut menempatkan mereka di posisi kelima klasemen, tepat di atas Juventus.
Investasi besar klub memang membantu perkembangan tim, tetapi kepiawaian Fabregas juga berperan besar dalam peningkatan performa. Saat ini Como telah mengumpulkan 20 poin lebih banyak dibandingkan periode yang sama musim lalu.
Secara defensif, performa mereka juga solid. Hanya Roma yang mencatatkan jumlah kebobolan lebih sedikit. Selain itu, Como juga tampil tajam saat bermain tandang dengan memenangi empat dari lima laga tandang terakhir, mencetak 12 gol dan hanya kebobolan sekali.
Jika berhasil meraih kemenangan pada laga ini, Como akan menyamai perolehan poin Roma yang berada di posisi keempat, meski Roma baru bermain sehari setelahnya.
Namun, sejarah tidak sepenuhnya berpihak pada Como. Mereka belum pernah meraih kemenangan di laga Serie A saat bermain di markas Cagliari.
Sebagian besar pertemuan kedua tim di Serie A terjadi beberapa dekade lalu. Pada pertemuan pertama musim ini di markas Como, kedua tim hanya mampu bermain imbang tanpa gol.
Cagliari Berjuang Menjauh dari Zona Degradasi
Di sisi lain, Cagliari masih berusaha menjauh dari ancaman degradasi. Pekan lalu, gol indah dari Michael Folorunsho mengakhiri paceklik gol tim setelah gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan sebelumnya.
Namun gol tersebut belum cukup membawa kemenangan karena mereka kebobolan gol penyeimbang di menit-menit akhir saat menghadapi Parma.
Saat ini Cagliari berada di posisi ke-13 klasemen, tetapi jarak dengan zona degradasi hanya enam poin. Situasi ini membuat mereka belum sepenuhnya aman.
Klub asal Sardinia tersebut bertekad mempertahankan tempat mereka di Serie A untuk musim keempat secara beruntun. Untuk mewujudkan target itu, tim asuhan Fabio Pisacane harus memperbaiki performa kandang yang masih kurang meyakinkan.
Dari 13 pertandingan kandang di liga musim ini, Cagliari hanya mampu meraih empat kemenangan. Tantangan mereka semakin berat karena dua tim yang akan datang ke Sardinia selanjutnya adalah Como dan Napoli, yang sama-sama bersaing di papan atas.
Kabar Tim
Cagliari
Cagliari mendapat kabar baik dengan kembalinya bek tengah Yerry Mina setelah menjalani larangan bermain satu pertandingan. Ia diperkirakan akan berduet di lini belakang bersama pemain pinjaman dari Como, Alberto Dossena.
Namun sejumlah pemain masih harus menepi akibat cedera, termasuk Luca Mazzitelli, Alessandro Deiola, Gennaro Borrelli, Andrea Belotti, dan Mattia Felici. Sementara Gianluca Gaetano masih mengalami masalah cedera otot adduktor.
Como
Di kubu Como, opsi lini serang semakin kuat dengan kembalinya Assane Diao, Alvaro Morata, dan Martin Baturina, yang baru saja kembali tampil setelah pulih dari cedera.
Hanya Jayden Addai yang dipastikan absen. Sementara Jesús Rodríguez diperkirakan pulih dari cedera ringan, dan Marc-Oliver Kempf telah kembali setelah mengalami masalah pada pinggul.
Di lini depan, Tasos Douvikas kemungkinan kembali menjadi penyerang utama setelah pada laga semifinal Coppa Italia posisi tersebut sempat diisi oleh Nico Paz sebagai false nine.
Menariknya, Nico Paz pernah menjalani debut Serie A saat menghadapi Cagliari sekitar 18 bulan lalu. Dalam empat laga tandang terakhirnya, ia terlibat langsung dalam lima gol tim.
Perkiraan Susunan Pemain
Cagliari: Caprile; Ze Pedro, Mina, Dossena; Palestra, Adopo, Sulemana, Folorunsho, Obert; Esposito, Kilicsoy.
Como: Butez; Smolcic, Ramon, Kempf, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Paz, Rodriguez; Douvikas.
Prediksi Skor: Cagliari 1-1 Como.
Como menunjukkan perkembangan yang sangat impresif musim ini, termasuk performa matang saat menghadapi Inter di semifinal Coppa Italia. Namun Cagliari dikenal sulit dikalahkan ketika bermain di Sardinia, terutama saat mereka sedang berjuang menghindari degradasi. (*)
Editor : Niklaas Andries