Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Akun MotoGP Italia Sorot Veda Ega Pratama: ‘Kami Penasaran Melihat Apa yang Bisa Dia Lakukan’

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 5 Maret 2026 | 11:03 WIB

Akun MotoGP Italia sorot debut Veda Pratama di Moto3 Thailand 2026.
Akun MotoGP Italia sorot debut Veda Pratama di Moto3 Thailand 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Nama Veda Ega Pratama mulai menarik perhatian komunitas balap internasional setelah penampilannya pada seri pembuka Moto3 2026 di Thailand.

Pembalap asal Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini berhasil mencuri perhatian meski belum naik podium pada debutnya di kejuaraan dunia.

Salah satu yang turut mengulas penampilan alumni Astra Honda Racing School tersebut adalah akun media sosial berbahasa Italia @Warmuppersofficial, yang khusus membahas dunia balap MotoGP.

Dalam unggahan bertajuk 'Dari Mana Asal Veda Pratama?' pada Senin (2/3/2026), akun itu memaparkan profil singkat serta analisis performa Veda secara antusias.

"Pratama menghidupkan kembali tradisi pembalap Asia di Kejuaraan Dunia MotoGP. Kami penasaran melihat apa yang bisa dia lakukan musim ini," tulis @Warmuppersofficial.

Akun tersebut secara khusus menyoroti kemampuan Veda bersaing dengan para pembalap berpengalaman di sirkuit Buriram.

Veda dinilai mampu langsung menyesuaikan diri sejak lap pertama balapan sprint, bergabung dengan kelompok pengejar duo terdepan, dan memperlihatkan kecepatan serta daya tahan yang meyakinkan, sesuatu yang jarang terlihat dari seorang debutan.

"Pratama mengejutkan, tetapi melihat rekam jejaknya, tidak banyak yang perlu diherankan: orang ini memberikan performa terbaiknya. Dan kami berharap dia mendapatkan banyak kebahagiaan di tahun 2026 yang panas ini," tulis akun itu lebih lanjut.

@Warmuppersofficial juga mengakui bahwa nama Veda sempat luput dari radar dibandingkan rookie-rookie lain yang lebih banyak diperbincangkan menjelang musim 2026.

Namun satu akhir pekan di Thailand rupanya cukup untuk mengubah persepsi tersebut.

Veda pun disebut sebagai penerus tradisi pembalap Asia Tenggara di kancah Moto3 dunia, melanjutkan jejak Hafizh Syahrin, Mario Aji, dan Somkiat Chantra sebelumnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#moto3 #italia #thailand #motogp #veda ega pratama