Kemenangan dramatis di St James' Park itu terasa semakin istimewa karena Newcastle harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama. Hasil ini sekaligus menjadi kekalahan perdana bagi pelatih Manchester United, Michael Carrick, sejak menangani tim.
Laga berlangsung panas sejak awal. Newcastle harus kehilangan Jacob Ramsey setelah menerima kartu kuning kedua akibat aksi simulasi, membuat tuan rumah bermain dengan 10 pemain.
Memasuki masa tambahan waktu babak pertama, pertandingan semakin kacau. Anthony Gordon membawa Newcastle unggul lebih dahulu, tetapi Casemiro segera membalas untuk Manchester United.
Skor imbang 1-1 menutup babak pertama, dengan tim tamu dianggap lebih diunggulkan karena keunggulan jumlah pemain.
Dominasi Tanpa Hasil, Newcastle Justru Menghukum
Meski unggul jumlah pemain sepanjang babak kedua, Manchester United gagal memaksimalkan situasi. Penjaga gawang Newcastle, Aaron Ramsdale, tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusial, menggagalkan peluang Leny Yoro dan Joshua Zirkzee.
Hanya dua menit setelah Ramsdale menggagalkan peluang Zirkzee, Newcastle melancarkan serangan balik cepat. Osula, yang masuk sebagai pemain pengganti, berlari menembus pertahanan lawan sebelum melepaskan tembakan indah dari sudut kotak penalti yang tak mampu dihentikan Senne Lammens.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Newcastle dan memicu selebrasi besar publik tuan rumah.
Dampak ke Klasemen Premier League
Kekalahan ini tidak menggeser posisi Manchester United di peringkat ketiga klasemen sementara. Mereka masih unggul selisih gol atas Aston Villa, serta berjarak tiga poin dari Chelsea dan Liverpool.
Sementara itu, Newcastle naik ke posisi ke-12 dan kini terpaut sembilan poin dari zona enam besar.
Kemenangan penuh determinasi ini menjadi bukti mentalitas kuat Newcastle, yang mampu mengatasi tekanan meski bermain dengan 10 orang. Sebaliknya, Manchester United harus mengevaluasi efektivitas mereka saat unggul jumlah pemain dalam laga krusial seperti ini. (*)
Editor : Niklaas Andries