Keputusan tersebut diambil manajemen sebagai langkah strategis untuk menjaga kebugaran tim di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Selain pemulihan fisik, waktu istirahat ini juga dimaksudkan untuk menyegarkan kondisi mental para pemain setelah melalui rangkaian pertandingan yang menguras energi.
Manajemen Utamakan Kebugaran Tim
Manajer PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan, menegaskan bahwa kebijakan meliburkan latihan bukan keputusan spontan. Langkah itu telah melalui pembahasan bersama tim pelatih dan jajaran manajemen.
“Setelah pertandingan melawan Persela, kami memberikan waktu libur tiga hari kepada pemain. Ini penting untuk mengembalikan kondisi fisik dan mental mereka. Kompetisi masih panjang, sehingga kebugaran harus tetap terjaga,” ujar Kim.
Setelah masa istirahat berakhir, tim berjuluk Super Elang Jawa dijadwalkan kembali berlatih pada Jumat (6/3) dan Sabtu (7/3). Sesi latihan tersebut akan difokuskan pada pemeliharaan ritme permainan sekaligus menjaga daya saing tim jelang laga-laga krusial berikutnya.
Puncak Klasemen Jadi Motivasi Tambahan
Saat ini, PSS Sleman kokoh di posisi teratas klasemen sementara Grup 2 (Grup Timur). Posisi tersebut menjadi modal penting dalam upaya mengamankan tiket promosi langsung ke kasta tertinggi musim depan.
Pelatih kepala Ansyari Lubis menegaskan bahwa kemenangan terakhir semakin memperkuat tekad tim untuk mempertahankan posisi puncak. Namun, ia mengingatkan bahwa perjuangan belum usai.
Menurutnya, enam pertandingan tersisa memiliki bobot yang sama penting. Tidak ada laga yang bisa dianggap ringan, mengingat klub-klub pesaing di bawah klasemen juga mengincar target promosi.
“Semua pertandingan sisa sangat menentukan. Tim-tim di bawah kami tentu punya ambisi yang sama. Karena itu, kami membutuhkan konsistensi, fokus penuh, dan kerja keras dari seluruh pemain,” tegas Ansyari.
Ia juga memprediksi persaingan akan semakin sengit pada fase akhir musim. Momentum yang sudah diraih, menurutnya, wajib dijaga dengan peningkatan performa di setiap pertandingan.
Dengan kombinasi manajemen kebugaran yang tepat dan konsistensi permainan, PSS Sleman berpeluang besar mewujudkan ambisi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (*)
Editor : Niklaas Andries