RADARBANYUWANGI.ID - Pelatih Bojan Hodak angkat bicara soal kekuatan Persebaya Surabaya menjelang laga tandang pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.
Duel klasik dua raksasa sepak bola Indonesia itu akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026) malam, dengan kick off pukul 20.30 WIB.
Pertemuan Persib kontra Persebaya selalu menyimpan tensi tinggi. Selain sarat sejarah, atmosfer pertandingan di Surabaya dikenal membara berkat dukungan ribuan Bonek yang memadati stadion.
Namun kali ini, sorotan tak hanya tertuju pada rivalitas klasik, melainkan juga transformasi Bajul Ijo sejak ditangani pelatih anyar.
Pelatih asal Kroasia itu mengakui bahwa Persebaya telah berubah wajah sejak ditangani Bernardo Tavares. Menurut Hodak, kehadiran Tavares membawa dampak signifikan terhadap pola permainan dan mentalitas tim.
Tavares sendiri mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan sejak memimpin tim mulai pekan ke-17. Rekam jejak tersebut menjadi bukti bahwa Persebaya tengah dalam tren positif dan tak bisa dipandang sebelah mata.
“Melawan Persebaya Surabaya, kami akan bermain tandang dan mereka cukup rapat sejak kehadiran pelatih baru. Mereka begitu kompak dalam bertahan dan juga berbahaya saat melakukan serangan balik. Kami harus berhati-hati untuk itu,” ujar Hodak.
Menurutnya, perubahan paling mencolok dari Persebaya ada pada organisasi pertahanan. Transisi bertahan ke menyerang berjalan cepat dan efektif. Skema permainan yang lebih disiplin membuat lawan kesulitan menembus lini belakang mereka.
Hodak pun tak segan memberikan pujian kepada Tavares. Ia menyebut pelatih asal Portugal itu sebagai salah satu sosok terbaik yang memberi warna berbeda bagi Bajul Ijo.
“Setelah hadirnya Bernardo Tavares di Persebaya, salah satu pelatih terbaik, karakter tim mereka membaik. Mereka betul-betul kerja keras di dalam tim. Ini menjadi perhatian kami,” lanjutnya.
Meski demikian, kewaspadaan tak lantas membuat Persib kehilangan jati diri. Hodak menegaskan Maung Bandung tetap akan bermain dengan identitasnya sendiri. Filosofi menyerang dan penguasaan bola akan tetap menjadi ciri khas tim asal Kota Kembang tersebut.
Persib saat ini membutuhkan kemenangan demi menjaga posisi di puncak klasemen. Tekanan datang dari rival abadi Persija Jakarta yang terus membayangi di posisi kedua. Sementara Borneo FC Samarinda juga menguntit ketat di peringkat ketiga.
Persaingan papan atas yang semakin ketat membuat setiap poin menjadi krusial. Kehilangan angka di Surabaya bisa membuka celah bagi para pesaing untuk mengambil alih singgasana.
Disinggung soal memori kekalahan telak 4-1 di GBT musim lalu, Hodak memilih tak larut dalam kenangan. Ia menyebut hasil buruk tersebut dipicu oleh eksperimen taktis yang tidak berjalan sesuai rencana.
“Itu terjadi musim lalu. Besok situasinya berbeda. Kami fokus pada masa kini,” tegasnya.
Ia memastikan timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh dan datang ke Surabaya dengan persiapan matang. Kondisi fisik pemain disebut dalam keadaan prima, sementara fokus dan mental bertanding juga menjadi perhatian utama.
Pertarungan dua tim besar ini dipastikan berlangsung panas. Persebaya yang tengah menanjak ingin memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk menaklukkan pemuncak klasemen.
Di sisi lain, Persib datang dengan ambisi mempertahankan posisi teratas sekaligus membalas kekalahan musim lalu.
Duel klasik di GBT bukan sekadar laga pekan ke-24. Ini adalah pertarungan harga diri, gengsi, dan perebutan posisi strategis di papan atas klasemen.
Dan Bojan Hodak memastikan, Persib Bandung sudah bersiap penuh menghadapi tekanan dan tantangan besar di Kota Pahlawan.
Editor : Ali Sodiqin