Laga ini krusial bagi kedua tim yang sama-sama memburu tiket ke Liga Champions musim depan. Roma kini unggul empat poin atas Juventus di klasemen, membuat duel ini berpotensi menjadi titik balik dalam perburuan zona elite Eropa.
Roma Percaya Diri di Kandang
Roma tampil konsisten dalam beberapa pekan terakhir, terutama saat bermain di kandang. Dari enam laga kandang terakhir, Giallorossi mengoleksi 16 poin dari maksimal 18.
Tim asuhan Gian Piero Gasperini menunjukkan organisasi permainan yang solid. Mereka baru kebobolan enam gol dalam 13 laga kandang musim ini, rekor terbaik di Serie A sejauh ini.
Di lini depan, kehadiran Donyell Malen menjadi pembeda. Sejak debutnya pada Januari, ia sudah mencetak lima gol, melepaskan 30 tembakan, dan mencatatkan 63 sentuhan di kotak penalti lawan, terbanyak dibanding pemain lain dalam periode tersebut.
Selain itu, Roma juga melaju ke babak 16 besar Liga Europa dan akan menghadapi rival domestik Bologna, usai finis delapan besar di fase liga.
Namun, catatan Roma melawan tim lima besar musim ini masih kurang impresif. Dari enam pertemuan, mereka hanya mengoleksi dua poin, delapan lebih sedikit dibanding Juventus.
Juventus Tertekan, Performa Menurun
Baca Juga: Menatap 2026, Jawa Pos Radar Banyuwangi Usung Semangat Optimisme dan Inovasi Digital
Di kubu lawan, Juventus tengah menghadapi periode sulit. Setelah kalah beruntun dari Inter Milan dan Como, Bianconeri gagal menang dalam tiga laga liga terakhir. Total 46 poin yang mereka kumpulkan sejauh ini menjadi yang terendah pada fase ini sejak 2011.
Tim besutan Luciano Spalletti juga tersingkir dari Liga Champions dan Coppa Italia pada Februari yang mengecewakan.
Di Eropa, Juventus baru saja tersingkir dramatis dari tangan Galatasaray. Meski sempat memaksakan perpanjangan waktu setelah bermain dengan 10 orang, mereka akhirnya kalah agregat 7-5.
Kendati demikian, dukungan publik Turin tetap mengapresiasi perjuangan tim. Kini, fokus penuh tertuju pada Serie A dan upaya mengamankan posisi empat besar.
Secara historis, Juventus unggul atas Roma. Mereka telah mengalahkan Giallorossi lebih banyak dibanding lawan lain di Serie A dan hanya sekali kalah dalam 11 pertemuan liga terakhir.
Kabar Terkini Skuad
Roma
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Wongsorejo Banyuwangi, Jalur Situbondo Macet hingga Bajulmati
Kabar baik datang dari potensi kembalinya Paulo Dybala, yang sedang memulihkan cedera lutut dan berharap tampil melawan mantan klubnya.
Matias Soule diragukan tampil karena masalah pangkal paha, sementara Evan Ferguson dan Artem Dovbyk masih dalam daftar cedera. Mario Hermoso juga belum sepenuhnya fit, tetapi Stephan El Shaarawy siap kembali.
Perkiraan Susunan Pemain Roma: Svilar; Mancini, Ndicka, Ghilardi; Celik, Cristante, Kone, Wesley; Zaragoza, Pellegrini; Malen
Juventus
Juventus masih kehilangan dua striker utama, Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik. Lini depan kemungkinan diisi Jonathan David atau Lois Openda.
Bremer berpeluang kembali setelah absen dua laga terakhir, sedangkan Pierre Kalulu sudah bisa bermain usai menjalani sanksi. Juan Cabal dan Andrea Cambiaso juga kembali tersedia.
Namun, kapten Manuel Locatelli harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
Perkiraan Susunan Pemain Juventus: Perin; Kalulu, Bremer, Kelly, Cambiaso; Thuram, Koopmeiners; Conceicao, McKennie, Yildiz; David
Prediksi Skor: Roma 1-1 Juventus
Roma sangat solid saat bermain di Olimpico, baik dalam bertahan maupun menyerang. Sementara itu, Juventus datang dengan kondisi fisik yang terkuras usai laga panjang di kompetisi Eropa dan tren performa yang belum stabil.
Meski sejarah berpihak pada Bianconeri, momentum saat ini sedikit lebih condong ke tuan rumah. Namun, mengingat pentingnya laga ini dan potensi kehati-hatian kedua tim, hasil imbang tampaknya menjadi skenario realistis.
Hasil tersebut akan menjaga jarak empat poin Roma atas Juventus, tetapi persaingan menuju empat besar Serie A masih sangat terbuka hingga akhir musim. (*)
Editor : Niklaas Andries