Pada Sabtu (28/2) Como akan menjamu Lecce di Stadion Sinigaglia, tim yang tengah terjerat di zona degradasi.
Como Bangkit, Juventus Jadi Korban
Pekan lalu, Como mencetak kejutan besar dengan menundukkan Juventus 2-0 untuk kedua kalinya musim ini. Kemenangan tersebut mengakhiri tren tiga laga tanpa kemenangan sekaligus mengirim pesan kuat dalam perburuan zona Eropa.
Saat ini, Juventus berada di peringkat kelima dengan 46 poin. Como dan Atalanta BC tepat di belakangnya dengan 45 poin, membuat persaingan menuju empat besar semakin ketat.
Sejak promosi dari Serie B pada 2024, proyek ambisius di bawah arahan Cesc Fabregas menunjukkan perkembangan pesat. Selain bersaing di papan atas liga, Como juga masih berpeluang mencatat sejarah di Coppa Italia dengan jadwal semifinal melawan Inter Milan.
Kesuksesan Como tidak hanya bertumpu pada lini serang kreatif, tetapi juga fondasi pertahanan solid. Hingga saat ini, hanya Inter yang mencatatkan lebih banyak clean sheet dibanding 13 nirbobol milik Como musim ini.
Meski demikian, performa kandang mereka sempat menurun dengan hanya satu kemenangan dalam lima laga terakhir di Sinigaglia, setelah sebelumnya meraih empat kemenangan dari lima pertandingan.
Lecce Tertekan di Zona Merah
Berbanding terbalik dengan tuan rumah, Lecce datang dalam situasi sulit. Mereka kalah 3-0 pada pertemuan pertama musim ini dan selalu tumbang dalam tiga duel terakhir kontra Como sejak promosi ke Serie A, kebobolan delapan gol tanpa mampu membalas satu pun.
Sempat meraih dua kemenangan beruntun atas Cagliari dan Udinese, pasukan Eusebio Di Francesco kembali terpukul setelah kalah 0-2 dari Inter. Hasil tersebut membuat Lecce terdampar di peringkat ke-18 karena kalah selisih gol dari Fiorentina dan Cremonese.
Kini, perjuangan bertahan di Serie A kembali menjadi prioritas utama. Lecce bertekad memperpanjang rekor bertahan lima musim beruntun di kasta tertinggi.
Kabar Terkini Kedua Tim
Como
Lini depan Como diterpa badai cedera. Martin Baturina harus absen tiga pekan akibat cedera pergelangan kaki, sementara Jayden Addai mengalami cedera Achilles yang mengakhiri musimnya. Assane Diao juga masih dalam pemulihan.
Namun, kabar baik datang dari Nico Paz yang kembali setelah menjalani sanksi. Gelandang kreatif asal Argentina itu memiliki catatan impresif saat menghadapi Lecce, terlibat dalam empat gol dari tiga pertemuan.
Di lini depan, Tasos Douvikas diprediksi menjadi ujung tombak utama.
Perkiraan Susunan Pemain Como: Butez; Smolcic, Ramon, Kempf, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Paz, Rodriguez; Douvikas.
Lecce
Lecce tidak memiliki satu pun pemain aktif yang telah mencetak dua digit gol di Serie A sepanjang kariernya. Ketajaman menjadi masalah utama musim ini.
Walid Cheddira dan Nikola Stulic kembali bersaing memimpin lini depan, sementara Francesco Camarda masih absen bersama Mergim Berisha dan Kialonda Gaspar yang mengalami cedera lutut serius.
Perkiraan Susunan Pemain Lecce: Falcone; Veiga, Gabriel, Siebert, Gallo; Coulibaly, Ramadani; Pierotti, Gandelman, Sottil; Cheddira.
Prediksi Skor: Como 2-0 Lecce
Como mungkin sempat kehilangan konsistensi di kandang, tetapi mereka tetap sulit ditaklukkan dan memiliki lini pertahanan yang disiplin. Sebaliknya, Lecce kesulitan mencetak gol dan belum menunjukkan stabilitas, terutama dalam laga tandang.
Statistik juga menunjukkan Lecce terakhir kali meraih kemenangan tandang beruntun di Serie A pada 2023.
Dengan momentum positif usai mengalahkan Juventus dan kualitas pertahanan yang solid, Como difavoritkan mengamankan tiga poin penting dalam perburuan tiket Liga Champions. (*)
Editor : Niklaas Andries