RADARBANYUWANGI.ID – Keberadaan tawon vespa atau yang dikenal warga sebagai tawon ndas kembali meresahkan.
Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Sektor Bangorejo, Banyuwangi, mengevakuasi sarang tawon vespa dari dalam rumah warga pada Kamis malam (26/2).
Evakuasi dilakukan di rumah milik Rizky Nur Fadillah, 24, warga Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.
Sebelum dilakukan penanganan, tawon vespa tersebut sempat menyengat seorang warga di sekitar lokasi.
Petugas Damkarmat Sektor Bangorejo, Sugiono, mengatakan laporan masuk sekitar pukul 20.30 atau tak lama setelah salat tarawih.
Pemilik rumah mengaku resah karena keberadaan tawon sudah membahayakan penghuni dan lingkungan sekitar.
“Tawon itu sangat meresahkan karena sudah ada korban yang disengat hewan tersebut,” kata Sugiono.
Berangkat 10 Menit Setelah Laporan
Mendapat laporan tersebut, tim Damkarmat Sektor Bangorejo langsung bersiap. Sejumlah peralatan evakuasi disiapkan, mulai dari alat pelindung diri (APD), senter, tangga, hingga mobil rescue carry.
Sekitar pukul 20.40, petugas berangkat menuju lokasi. Perjalanan berlangsung cepat dan tim tiba di rumah pelapor sekitar pukul 20.55.
“Sesampai di lokasi sekitar pukul 20.55, tim langsung melakukan penanganan,” ujarnya.
Proses Evakuasi 10 Menit
Sugiono menjelaskan, proses penanganan berlangsung relatif singkat, hanya sekitar 10 menit.
Dengan mengenakan APD lengkap, petugas mendekati titik sarang yang berada di dalam rumah.
Untuk menjangkau posisi sarang, petugas memanfaatkan meja kecil dan kursi yang ditumpuk sebagai pijakan tambahan.
Dengan teknik yang aman dan terukur, sarang tawon ndas tersebut berhasil dievakuasi tanpa kendala berarti.
“Tawon vespa kemudian kami amankan di Mako Sektor Bangorejo,” tuturnya.
Keberhasilan evakuasi ini memastikan rumah kembali aman dari ancaman sengatan tawon yang bisa membahayakan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Warga Diminta Waspada
Pemilik rumah, Rizky Nur Fadillah, mengaku lega setelah sarang tawon berhasil dipindahkan. Ia menyampaikan terima kasih atas respons cepat petugas Damkarmat.
“Setelah sarang tawon tersebut dievakuasi, saya kembali merasa aman berada di dalam rumah. Terima kasih pada tim Damkarmat yang telah membantu,” pungkasnya.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon vespa secara mandiri karena berisiko tinggi.
Jika menemukan sarang tawon berukuran besar atau berpotensi membahayakan, warga diminta segera melapor ke Damkarmat setempat agar dapat ditangani secara profesional.
Keberadaan tawon vespa memang dikenal agresif, terutama jika sarangnya terganggu. Karena itu, kewaspadaan dan respons cepat menjadi kunci untuk mencegah jatuhnya korban. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin