RADARBANYUWANGI.ID - Langkah Isack Hadjar menuju kursi kedua Red Bull di ajang F1 menjadi sorotan publik.
Pebalap muda berusia 21 tahun itu dipromosikan usai tampil impresif bersama Racing Bulls, termasuk meraih satu podium dan konsisten finis di zona 10 besar.
Ia kini menggantikan Yuki Tsunoda di tim asal Milton Keynes tersebut.
Tantangan besar langsung menanti. Hadjar akan menjadi rekan setim juara dunia empat kali, Max Verstappen, sekaligus beradaptasi dengan era regulasi baru F1.
Namun, dua mantan pebalap Red Bull, Sergio Perez dan Alex Albon, melihat momentum ini sebagai peluang emas.
Perez menilai perubahan regulasi bisa menjadi keuntungan bagi Hadjar.
“Saya rasa dia (Hadjar) siap bergabung dengan Red Bull dengan adanya perubahan regulasi,” ungkapnya.
Menurutnya, Hadjar adalah pebalap bertalenta yang hanya perlu menjaga konsistensi dan ketenangan sepanjang musim. “Ini adalah peluang massif,” cetusnya.
Selama empat musim bersama Red Bull, Perez sempat finis runner-up klasemen 2023, meski performanya menurun pada 2024.
Sementara itu, pengalaman Albon lebih mirip Tsunoda. Ia pernah diturunkan menjadi pebalap cadangan sebelum bangkit bersama Williams dan menjadi figur kunci di lini tengah.
“Saya rasa Isack pembalap yang cepat. Ini awal yang bagus untuk semua,” ujarnya optimis.
Ia menambahkan bahwa adaptasi terhadap mobil dan dinamika tim akan menjadi proses belajar penting, namun Hadjar dinilai cukup nyaman dengan paket mobil barunya.
Editor : Lugas Rumpakaadi