Laga ini berpotensi menjadi titik krusial dalam perburuan gelar Bundesliga musim 2025/2026. Bayern datang dengan keunggulan delapan poin atas Dortmund yang berada di posisi kedua, dengan hanya 11 pertandingan tersisa.
Dortmund Tertekan Usai Hasil Minor
Hasil imbang 2-2 melawan RB Leipzig pekan lalu memang bukan catatan buruk, tetapi fakta bahwa Dortmund harus bangkit dari ketertinggalan dua gol menjadi perhatian serius bagi pelatih Niko Kovac.
Situasi makin rumit setelah kekalahan telak 1-4 dari Atalanta di Liga Champions. Kekalahan tersebut memastikan langkah Dortmund terhenti di fase playoff, meski sempat unggul agregat pada leg pertama.
Secara defensif, performa Die Schwarzgelben mulai goyah. Dalam dua laga terakhir, mereka kebobolan enam gol, lebih banyak dibandingkan total lima gol dalam enam pertandingan sebelumnya.
Meski demikian, Dortmund tetap perkasa di Bundesliga. Mereka tak terkalahkan dalam 16 laga terakhir dengan 11 kemenangan. Di kandang, performa mereka bahkan lebih impresif, sembilan kemenangan dan dua hasil imbang dari 11 laga. Dortmund juga menjadi tim dengan jumlah kebobolan kandang paling sedikit musim ini, yakni hanya delapan gol.
Produktivitas di Signal Iduna Park pun konsisten, dengan minimal dua gol tercipta dalam delapan dari sembilan laga kandang terakhir.
Bayern Tajam, tapi Mulai Rapuh
Baca Juga: Polresta Banyuwangi Sita 54 Botol Miras di Purwoharjo Saat Operasi Pekat Ramadan di Toko Aksesoris
Di kubu tamu, Bayern Munich terus menunjukkan ketajaman lini serang. Saat mengalahkan Eintracht Frankfurt 3-2 pada 21 Februari, mereka sempat unggul 3-0 sebelum kebobolan dua gol di menit akhir.
Kemenangan itu menjadi yang keempat secara beruntun di liga. Namun, lini belakang Bayern mulai memperlihatkan celah. Dalam delapan laga Bundesliga terakhir, mereka sudah kebobolan 10 gol—bandingkan dengan hanya 11 gol dalam 15 laga awal musim.
Meski demikian, daya gedor Die Roten sulit tertandingi. Bayern telah mencetak 85 gol musim ini dan berpeluang memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim Bundesliga (101 gol). Dengan proyeksi 126 gol, mereka berpotensi mencatat sejarah baru.
Dalam empat pertemuan terakhir Der Klassiker, kedua tim relatif berimbang, masing-masing meraih satu kemenangan dan dua kali bermain imbang. Namun, Bayern memenangkan pertemuan pertama musim ini dengan skor 2-1 pada Oktober 2025.
Jika menang di laga ini, Bayern akan mencatat delapan kemenangan dari sembilan laga tandang terakhir sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan di laga tandang menjadi sembilan pertandingan beruntun.
Kabar Terkini Kedua Tim
Borussia Dortmund
Dortmund diterpa badai cedera di lini belakang. Emre Can dan Niklas Sule absen akibat cedera pangkal paha dan paha. Ramy Bensebaini kemungkinan berduet dengan Waldemar Anton serta Nico Schlotterbeck di jantung pertahanan.
Di lini tengah, Jobe Bellingham dan Felix Nmecha akan menjadi tumpuan sebagai double pivot untuk meredam agresivitas Bayern.
Serhou Guirassy tetap menjadi andalan di lini depan setelah mencetak enam gol dalam enam laga terakhir, meski sempat mandul dalam dua pertandingan terakhir. Kreativitas Karim Adeyemi dan Julian Brandt akan sangat dibutuhkan.
Perkiraan Susunan Pemain Dortmund: Kobel; Anton, Schlotterbeck, Bensebaini; Couto, Bellingham, Nmecha, Svensson; Adeyemi, Brandt; Guirassy.
Bayern Munich
Absennya Alphonso Davies menjadi kerugian besar bagi Bayern setelah sang bek kiri kembali mengalami cedera. Josip Stanisic diprediksi mengisi posisi tersebut.
Joshua Kimmich dan Aleksandar Pavlovic akan mengontrol lini tengah, sementara Harry Kane tetap menjadi ujung tombak serangan dengan dukungan Michael Olise, Jamal Musiala, dan Luis Diaz.
Perkiraan Susunan Pemain Bayern Munich: Neuer; Laimer, Upamecano, Tah, Stanisic; Kimmich, Pavlovic; Olise, Musiala, Diaz; Kane.
Prediksi Skor: Borussia Dortmund 2-2 Bayern Munich
Dortmund memiliki rekor kandang luar biasa dan atmosfer Signal Iduna Park selalu menjadi faktor pembeda. Namun, Bayern datang dengan motivasi tinggi untuk memukul telak peluang rivalnya dalam perebutan gelar.
Pertahanan kedua tim sama-sama menunjukkan celah dalam beberapa pekan terakhir, sementara lini depan keduanya sangat produktif.
Pertandingan diperkirakan berlangsung sengit dan terbuka. Bayern mungkin tidak pulang dengan kemenangan, tetapi kualitas mereka cukup untuk menghindari kekalahan dan tetap menjaga jarak di puncak klasemen. (*)
Editor : Niklaas Andries