Sementara Bournemouth tampil konsisten dan stabil, Sunderland justru datang dengan catatan tiga kekalahan beruntun, jumlah yang sama dengan total kekalahan mereka dalam 12 laga sebelumnya. Tantangan berat jelas menanti pasukan Regis Le Bris.
Bournemouth Konsisten, Tapi Terlalu Sering Imbang
Hasil imbang tanpa gol melawan West Ham United pekan lalu menjadi hasil seri ke-11 Bournemouth musim ini, terbanyak di liga sejauh 2025-2026. Statistik ini menjelaskan mengapa tim asuhan Andoni Iraola belum mampu menembus lima besar dan masih tertinggal tujuh poin dari Chelsea di posisi kelima.
Meski peluang menembus zona Liga Champions terbilang berat, performa mereka tetap menjanjikan. Dalam lima pekan terakhir, Bournemouth mengoleksi 11 poin, hanya kalah dari Manchester City dan Manchester United (13 poin), serta sejajar dengan Arsenal dan Chelsea.
Di kandang, The Cherries tampil impresif. Sejak kalah 2-3 dari Arsenal di awal tahun, mereka mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga terakhir di Vitality Stadium, termasuk kemenangan dramatis 3-2 atas Tottenham Hotspur dan Liverpool, serta hasil imbang 1-1 kontra Aston Villa.
Kini, Bournemouth mengincar empat laga kandang tanpa kekalahan untuk kedua kalinya musim ini.
Sunderland Mulai Goyah
Baca Juga: Pembongkaran 3 Warung Mangkrak di Terminal Muncar Banyuwangi, Disiapkan untuk Bangkitkan UMKM Warga
Di sisi lain, Sunderland mengalami penurunan performa signifikan. Kekalahan dari Arsenal 0-3, Liverpool 0-1, dan Fulham 1-3 menjadi alarm bahaya bagi tim promosi tersebut.
Meski demikian, posisi mereka relatif aman. Dengan keunggulan 11 poin atas West Ham di zona merah, Sunderland hampir pasti bertahan di Premier League musim depan, kecuali terjadi kemerosotan drastis di sisa musim.
Namun, catatan tandang menjadi masalah utama. Dari 13 laga tandang, Sunderland hanya menang dua kali, mencetak enam gol yang merupakan terendah di liga, dan kebobolan 20 kali. Tiga laga tandang terakhir bahkan selalu berakhir dengan kekalahan dan kebobolan tiga gol di setiap pertandingan.
Kemenangan tandang terakhir mereka terjadi pada Oktober lalu saat menaklukkan Chelsea 2-1.
Kabar Tim
Bournemouth mendapat kabar positif setelah Tyler Adams kembali tampil sebagai starter tanpa masalah cedera. Namun, mereka masih kehilangan Justin Kluivert, Ben Gannon-Doak, dan Julio Soler, sementara kondisi Lewis Cook masih dipantau.
Eli Junior Kroupi, yang telah mencetak delapan gol liga musim ini, diharapkan kembali tajam setelah gagal mencetak gol pekan lalu. Winger muda Rayan, 19 tahun, juga diprediksi menjadi starter setelah mencatat dua gol dan satu assist sejak bergabung bulan lalu.
Di kubu Sunderland, keputusan terkait Granit Xhaka masih menunggu evaluasi kebugaran. Cedera dalam laga terakhir yang dialami Nordi Mukiele, Jocelin Ta Bi, dan Brian Brobbey juga akan dipantau.
Jika ketiganya absen, Sunderland bisa kehilangan hingga enam pemain, termasuk Bertrand Traore, Dennis Cirkin, dan Reinildo Mandava yang masih cedera. Absennya Brobbey akan menjadi pukulan besar, mengingat ia menyumbang dua dari enam gol tandang Sunderland musim ini.
Perkiraan Susunan Pemain
Bournemouth (4-2-3-1): Petrovic; Jimenez, Hill, Senesi, Truffert; Adams, Scott; Rayan, Kroupi, Adli; Evanilson
Sunderland (4-2-3-1): Roefs; Geertruida, Ballard, Alderete, Hume; Sadiki, Xhaka; Talbi, Le Fee, Angulo; Isidor
Prediksi Skor: Bournemouth 2-0 Sunderland
Melihat konsistensi Bournemouth serta rapuhnya pertahanan Sunderland saat tandang, tuan rumah layak difavoritkan.
Sunderland telah kebobolan sembilan gol dalam tiga laga tandang terakhir, sementara lini depan mereka juga minim produktivitas di luar kandang.
Dengan performa stabil dan dukungan publik Vitality Stadium, Bournemouth diprediksi mengamankan tiga poin penuh dan menjaga asa bersaing di papan atas klasemen. (*)
Editor : Niklaas Andries