Datang dengan beban kekalahan 2-5 dari leg pertama babak playoff, Juventus tampil penuh determinasi di hadapan pendukungnya. Bianconeri membuka harapan ketika Manuel Locatelli sukses mengeksekusi penalti menjelang turun minum.
Situasi semakin menantang ketika bek Lloyd Kelly menerima kartu merah. Namun, alih-alih menyerah, Juventus justru menunjukkan mentalitas luar biasa.
Gol tambahan dari Federico Gatti dan Weston McKennie membawa Juventus unggul 3-0 pada waktu normal dan menyamakan agregat menjadi 5-5, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.
Juventus bahkan hampir membuat keadaan lebih sulit bagi tim tamu setelah Kenan Yildiz melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang.
Galatasaray Bangkit di Perpanjangan Waktu
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di babak tambahan, Galatasaray bangkit dan menunjukkan kualitasnya. Victor Osimhen memperkecil ketertinggalan sebelum Baris Alper Yilmaz memastikan gol penentu.
Meski Juventus menang 3-2 pada leg kedua, hasil tersebut tak cukup untuk membalikkan keadaan. Galatasaray tetap unggul agregat 7-5 dan berhak melaju ke babak berikutnya.
Perjuangan yang Berakhir Pahit
Juventus meninggalkan kompetisi dengan kepala tegak setelah menunjukkan semangat juang tinggi. Namun, defisit besar di leg pertama menjadi beban yang terlalu berat untuk sepenuhnya dihapus.
Sementara itu, Galatasaray membuktikan ketangguhan mental mereka dalam tekanan dan melangkah ke fase selanjutnya dengan penuh percaya diri. (*)
Editor : Niklaas Andries