Pada leg pertama di Prancis pekan lalu, wakil Serbia itu sukses mencuri kemenangan 1-0. Hasil tersebut memberi mereka keuntungan agregat sekaligus modal berharga jelang laga penentuan di kandang sendiri.
Performa defensif solid kembali menjadi fondasi Red Star dalam perjalanan mereka musim ini. Tim asuhan Dejan Stankovic kini berada di ambang kelolosan ke babak 16 besar Liga Europa untuk pertama kalinya sejak 2022.
Jika laga persahabatan tidak dihitung, Stankovic belum tersentuh kekalahan dalam periode keduanya menangani klub ini. Enam kemenangan beruntun di laga kompetitif menjadi bukti konsistensi mereka. Bahkan, dalam tiga pertandingan terakhir di semua ajang, Red Star tidak kebobolan satu gol pun.
Sepanjang bulan ini, mereka juga tampil tajam dengan koleksi 19 gol dari enam pertandingan. Di kandang sendiri, Red Star tak terkalahkan dalam empat laga terakhir (di luar uji coba) dan belum pernah kalah di Serbia sepanjang kampanye Liga Europa musim ini.
Menariknya, mereka belum pernah kalah dalam laga kandang fase gugur Liga Europa sepanjang dekade ini. Pada 2022, Red Star sempat mengalahkan Rangers 2-1 di Beograd, meski akhirnya tersingkir dengan agregat 2-4.
Namun, catatan kurang apik muncul saat menghadapi klub Prancis. Sepanjang abad ini, Red Star belum pernah menang di kandang melawan tim asal Prancis di kompetisi Eropa. Satu-satunya kemenangan atas wakil Prancis terjadi pada 1998 saat turnamen ini masih bernama Piala UEFA.
Lille Butuh Kebangkitan
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Depan Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, Mahasiswa Tewas Terlindas Truk
Di kubu tamu, Lille berada dalam tekanan setelah kalah di leg pertama. Tim asuhan Bruno Genesio wajib menang untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar Liga Europa, sesuatu yang terakhir kali mereka capai pada 2010.
Meski kalah pekan lalu, Lille datang dengan modal positif setelah menang 1-0 atas Angers di Ligue 1. Itu menjadi kemenangan tandang pertama mereka pada 2026.
Namun, rapor tandang Lille di Eropa belum meyakinkan. Mereka kalah dalam tiga laga tandang terakhir di Liga Europa. Kemenangan terakhir mereka di laga tandang kompetisi ini terjadi pada Oktober lalu saat menundukkan AS Roma 1-0.
Selain itu, Lille selalu gagal melaju setiap kali tidak memenangi leg pertama fase gugur kompetisi Eropa pada abad ini. Statistik tersebut menjadi alarm serius jelang lawatan ke Serbia.
Meski demikian, Lille punya kenangan manis saat terakhir bertandang ke Serbia dalam duel dua leg. Pada kualifikasi Liga Europa 2009, mereka menang 2-0 atas Sloboda Uzice dan lolos dengan agregat 4-0.
Performa Terkini
Red Star Belgrade (Liga Europa): Menang-Menang-Menang-Menang-Seri-Menang
Red Star Belgrade (Semua Kompetisi): Menang-Menang-Menang-Menang-Menang-Menang
Lille (Liga Europa): Kalah-Menang-Kalah-Kalah-Menang-Kalah
Lille (Semua Kompetisi): Menang-Kalah-Seri-Seri-Kalah-Menang
Kabar Tim
Red Star dipastikan tanpa Vladimir Lucic yang terkena akumulasi kartu. Pada leg pertama, Franklin Tebo Uchenna mencetak gol tunggal kemenangan di masa tambahan babak pertama, sementara kiper Matheus Magalhaes tampil gemilang dengan dua penyelamatan penting untuk mencatat nirbobol.
Di kubu Lille, sejumlah pemain masih dibekap cedera. Alexsandro diragukan akibat cedera betis, Thomas Meunier mengalami masalah hamstring, dan Osame Sahraoui bermasalah di pangkal paha.
Hamza Igamane serta Ousmane Toure absen panjang karena cedera ligamen lutut. Ethan Mbappe Lottin juga berpotensi absen akibat cedera kaki, sementara Marc-Aurele Caillard masih dalam kondisi meragukan.
Perkiraan Susunan Pemain
Red Star Belgrade: Matheus; Erakovic, Uchenna, Rodrigao; Seol, Handel, Krunic, Tiknizyan; Duarte, Katai; Enem
Lille: Ozer; Bouaddi, Mandi, Ngoy, Perraud; Bentaleb, Andre; Perrin, Harraldsson, Correia; Fernandez-Pardo
Prediksi Skor: Red Star Belgrade 1-0 Lille (Red Star lolos dengan agregat 2-0)
Keunggulan satu gol memang belum sepenuhnya aman. Namun, dengan pertahanan kokoh dan performa stabil di kandang, Red Star tampak lebih siap mengamankan tiket ke babak 16 besar. Sementara itu, inkonsistensi dan tumpulnya lini depan Lille dalam laga tandang membuat peluang kebangkitan mereka terlihat cukup berat di Beograd. (*)
Editor : Niklaas Andries