Kemenangan telak 3-0 di Polandia pekan lalu membuat La Viola hampir pasti melangkah ke babak 16 besar, di mana mereka berpotensi bertemu Strasbourg atau Rakow Czestochowa.
Penampilan impresif di babak kedua pada leg pertama menjadi fondasi dominasi Fiorentina atas Jagiellonia. Keunggulan tiga gol tersebut menjadi margin terbesar yang diraih tim mana pun pada fase playoff musim ini.
Salah satu momen terbaik dalam laga itu adalah gol tendangan bebas spektakuler Rolando Mandragora yang bersarang di pojok atas gawang lawan. Hasil tersebut menempatkan wakil Italia dalam posisi ideal untuk mengamankan tiket ke fase gugur.
Secara historis, Fiorentina memiliki rekam jejak kuat di kompetisi ini. Mereka dua kali menjadi runner-up Conference League dalam tiga musim terakhir dan menjadi satu-satunya tim yang mencetak lebih dari 100 gol sepanjang sejarah kompetisi kasta ketiga UEFA tersebut.
Namun, perjalanan musim ini tidak semulus edisi sebelumnya. La Viola hanya finis di posisi ke-15 fase liga dan harus melalui jalur playoff. Di kompetisi domestik, situasi juga belum sepenuhnya stabil karena mereka masih berjuang menjauh dari zona degradasi Serie A.
Sejak ditangani Paolo Vanoli pada November lalu, performa Fiorentina perlahan membaik. Mereka kini tak terkalahkan dalam empat pertandingan di semua ajang. Kemenangan 1-0 atas rival regional Pisa, berkat gol Moise Kean, bahkan mengangkat mereka dari zona merah klasemen.
Statistik turut berpihak kepada tuan rumah. Fiorentina selalu lolos dalam enam kesempatan sebelumnya ketika memenangkan leg pertama fase gugur Conference League. Selain itu, klub Polandia hanya dua kali menang dalam 32 laga tandang Eropa melawan tim Serie A.
Jagiellonia Butuh Misi Nyaris Mustahil
Di sisi lain, Jagiellonia datang ke Italia dengan beban berat. Untuk lolos, mereka wajib menang minimal tiga gol tanpa balas, sebuah tantangan besar mengingat produktivitas gol mereka di kompetisi ini terbilang minim.
Sebelum kekalahan di leg pertama, klub asal Bialystok itu cukup sulit ditaklukkan. Termasuk babak kualifikasi, satu-satunya kekalahan kandang mereka di Eropa musim ini terjadi saat melawan Rayo Vallecano.
Menariknya, Jagiellonia tak terkalahkan dalam enam laga tandang Eropa terakhir sebelum duel di Polandia, termasuk tiga hasil imbang beruntun.
Di liga domestik, mereka saat ini memimpin klasemen Ekstraklasa setelah meraih gelar pertama pada 2024. Namun, hasil imbang 1-1 melawan Radomiak Radom akhir pekan lalu membuat posisi mereka hanya unggul dua poin dari pesaing terdekat, meski masih memiliki satu laga sisa.
Performa Terkini
Fiorentina (Conference League): Menang-Kalah-Kalah-Menang-Kalah-Menang
Fiorentina (Semua Kompetisi): Kalah-Kalah-Seri-Menang-Menang-Menang
Jagiellonia (Conference League): Seri-Seri-Menang-Kalah-Seri-Kalah
Jagiellonia (Semua Kompetisi): Seri-Menang-Menang-Seri-Kalah-Seri
Kabar Tim
Paolo Vanoli kemungkinan kembali melakukan rotasi seperti pada leg pertama. Prioritas utama Fiorentina tetap bertahan di Serie A, sehingga sejumlah pemain kunci seperti David De Gea, Dodo, Manor Solomon, dan Moise Kean bisa saja tidak menjadi starter.
Albert Gudmundsson telah kembali masuk skuad, sementara Tariq Lamptey masih menjadi satu-satunya pemain yang absen panjang karena cedera.
Rolando Mandragora siap kembali mengisi lini tengah setelah menjalani skorsing domestik. Ia menjadi pemain dengan penampilan terbanyak 44, gol terbanyak 9, dan kontribusi gol terbanyak 13 bagi Fiorentina di Conference League.
Di kubu Jagiellonia, pelatih Adrian Siemieniec mendapat kabar baik dengan kembalinya Afimico Pululu dan kapten Taras Romanczuk dari skorsing. Pululu, top skor Conference League musim lalu, diprediksi memimpin lini depan dengan dukungan Jesus Imaz. Sergio Lozano dan Dusan Stojinovic masih absen karena cedera.
Perkiraan Susunan Pemain
Fiorentina: Lezzerini; Fortini, Comuzzo, Ranieri, Gosens; Mandragora, Ndour; Harrison, Fabbian, Fazzini; Piccoli
Jagiellonia: Abramowicz; Wojtuszek, Vital, Pelmard, Wdowik; Romanczuk, Mazurek; Pozo, Imaz, Jozwiak; Pululu
Prediksi Skor: Fiorentina 1-1 Jagiellonia Bialystok (Agregat 4-1 untuk Fiorentina)
Dengan keunggulan agregat besar, dukungan publik Stadio Franchi, serta pengalaman mendalam di kompetisi ini, Fiorentina difavoritkan melaju ke babak 16 besar. Jagiellonia mungkin memberikan perlawanan, tetapi peluang untuk membalikkan keadaan tampak sangat tipis. (*)
Editor : Niklaas Andries