RADARBANYUWANGI.ID - Dunia F1 kembali mencatat sejarah penting dalam perayaan Hari Perempuan Internasional.
Pada ajang Australian Grand Prix, Tikungan 6 akan didedikasikan untuk dua insinyur perempuan berpengaruh, yakni Laura Mueller dan Hannah Schmitz.
Keduanya menjadi perempuan pertama yang namanya diabadikan sebagai tikungan sirkuit dalam sejarah Formula 1.
Penamaan ini merupakan bagian dari inisiatif In Her Corner, hasil kolaborasi Engineers Australia dan Australian Grand Prix Corporation.
Program tersebut bertujuan menginspirasi generasi muda, khususnya perempuan, untuk berkarier di bidang teknik dan STEM.
Laura Mueller saat ini menjabat sebagai Race Engineer untuk Haas F1 Team dan menjadi race engineer perempuan penuh waktu pertama dalam sejarah F1 sejak musim 2025.
Ia bekerja langsung dengan pembalap Esteban Ocon, yang memuji profesionalismenya dan menyebut kiprahnya sangat impresif.
Sementara itu, Hannah Schmitz adalah Head of Race Strategy di Red Bull Racing.
Ia memainkan peran kunci dalam keberhasilan tim pada musim 2022 dan 2023, dengan keputusan strategi balap yang krusial dalam banyak kemenangan dan podium.
Schmitz juga menjadi sosok penting dalam perebutan gelar juara dunia pembalap musim lalu.
Mueller menegaskan bahwa representasi sangat penting.
“Jika Anda bisa melihatnya, Anda bisa menjadi seperti itu,” katanya.
Schmitz pun mendorong generasi muda untuk memilih karier yang sesuai dengan passion mereka.
Editor : Lugas Rumpakaadi