Los Blancos membawa modal tipis 1-0 dari leg pertama, berkat gol tunggal Vinicius Junior. Namun, tensi laga kali ini dipastikan lebih panas dari sekadar urusan taktik.
Kontroversi Warnai Leg Pertama
Kemenangan 1-0 di Lisbon pekan lalu menyisakan cerita panjang. Vinicius mencetak gol penentu pada babak kedua, tetapi laga sempat terhenti selama 10 menit menyusul tudingan pelecehan rasial terhadap dirinya oleh pemain Benfica, Gianluca Prestianni.
Insiden tersebut masih dalam penyelidikan UEFA dan menjadi sorotan utama jelang duel penentuan ini. Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, memastikan kondisi mental Vinicius menjadi perhatian utama sebelum menentukan komposisi akhir tim.
Di atas kertas, winger asal Brasil itu diperkirakan tetap menjadi starter dan berambisi mencetak gol dalam lima laga beruntun.
Madrid Wajib Bangkit
Madrid datang ke laga ini setelah takluk 1-2 dari Osasuna di La Liga, hasil yang membuat mereka turun ke posisi kedua klasemen. Performa tersebut menjadi alarm bahwa peningkatan signifikan diperlukan jika ingin melangkah jauh di Eropa.
Statistik berpihak pada raksasa Spanyol tersebut. Madrid memenangi lima dari enam laga terakhir kontra klub Portugal. Jika lolos ke babak 16 besar, mereka berpotensi menghadapi Sporting CP atau Manchester City.
Lebih impresif lagi, Real Madrid memenangi 22 dari 23 duel dua leg di kompetisi Eropa ketika mereka unggul pada leg pertama, sebuah catatan yang mempertegas mentalitas juara mereka.
Benfica Hadapi Tantangan Berat
Benfica memang bangkit di liga domestik dengan kemenangan 3-0 atas AFS akhir pekan lalu. Namun, pelatih Jose Mourinho dipastikan absen di sisi lapangan setelah menerima kartu merah pada leg pertama.
Secara historis, Benfica unggul dalam rekor pertemuan dengan tiga kemenangan berbanding dua milik Madrid, termasuk kemenangan legendaris 5-3 pada final Piala Champions 1962. Namun, catatan terkini tak begitu bersahabat.
Benfica kalah enam kali dari delapan laga terakhir melawan klub Spanyol, serta hanya meraih dua kemenangan dari 14 lawatan ke markas tim La Liga. Statistik ini menunjukkan betapa sulitnya misi comeback di Bernabeu.
Kabar Tim Terbaru
Baca Juga: Puluhan Personel Polresta Banyuwangi Jalani Tes Urine, Kapolresta Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba
Real Madrid
Vinicius dipastikan masuk skuad utama. Sementara itu, Rodrygo absen akibat sanksi. Jude Bellingham, Eder Militao, dan Dani Ceballos masih berkutat dengan cedera.
Dean Huijsen diragukan tampil karena masalah otot. Federico Valverde dan Arda Guler diprediksi mengisi sisi lapangan dalam skema lini tengah sempit, menopang duet Vinicius dan Kylian Mbappe di lini depan.
Perkiraan Susunan Pemain Real Madrid: Courtois; Alexander-Arnold, Asencio, Rudiger, Carreras; Valverde, Guler, Tchouameni, Guler; Mbappe, Vinicius.
Benfica
Prestianni kemungkinan memulai laga dari bangku cadangan. Joao Veloso menjadi satu-satunya pemain yang absen karena cedera bahu.
Dodi Lukebakio berpeluang tampil di sektor sayap, sementara Richard Rios bisa mengisi lini tengah. Vangelis Pavlidis, yang telah mencetak 28 gol musim ini di semua kompetisi, tetap menjadi ujung tombak.
Perkiraan Susunan Pemain Benfica: Trubin; Dedic, Araujo, Otamendi, Dahl; Rios, Aursnes; Lukebakio, Rafa, Schjelderup; Pavlidis.
Performa Terkini
Real Madrid (Liga Champions): Kalah-Menang-Kalah-Menang-Kalah-Menang
Real Madrid (Semua Kompetisi): Kalah-Menang-Menang-Menang-Menang-Kalah
Benfica (Liga Champions): Kalah-Menang-Menang-Kalah-Menang-Kalah
Benfica (Semua Kompetisi): Menang-Seri-Menang-Menang-Kalah-Menang
Prediksi Skor
Benfica membutuhkan kemenangan untuk menjaga harapan, tetapi tugas tersebut terasa sangat berat di kandang Real Madrid. Meski performa Los Blancos belum sepenuhnya stabil, pengalaman dan mentalitas mereka di panggung Eropa kerap menjadi pembeda.
Prediksi: Real Madrid 2-1 Benfica
Agregat akhir: Real Madrid unggul 3-1 dan lolos ke babak 16 besar.
Bernabeu kembali menjadi saksi ujian mental dan kualitas, dan sejarah menunjukkan, Madrid jarang gagal dalam situasi seperti ini. (*)
Editor : Niklaas Andries