Di klasemen League One, kedua tim hanya dipisahkan selisih gol dan masing-masing menempati peringkat ke-10 dan ke-11. Situasi ini membuat duel diprediksi berlangsung ketat dan sarat ambisi.
Tekanan untuk Wilshere, Luton Butuh Respons
Sorotan tajam mengarah kepada pelatih Luton, Jack Wilshere, setelah insiden ketegangan dengan suporter usai hasil imbang 1-1 melawan Burton Albion akhir pekan lalu.
Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Luton di League One menjadi tiga laga, sekaligus membuat mereka tertinggal enam poin dari zona playoff.
Sejak ditunjuk menangani tim, Wilshere mencatat 11 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan sembilan kekalahan dari 27 pertandingan di semua ajang. Namun, di League One, Luton hanya mengoleksi 30 poin dari 22 laga di bawah arahannya.
Melaju ke semifinal EFL Trophy bisa menjadi momentum penting untuk meredakan tekanan. Meski demikian, perjalanan Luton ke perempat final tak lepas dari kontroversi.
Mereka lolos setelah Swindon Town dinyatakan memainkan pemain tak memenuhi syarat dalam kemenangan 2-1 pada babak 16 besar.
Performa terkini Luton pun belum meyakinkan, dengan hanya dua kemenangan dari sembilan laga terakhir di semua kompetisi.
Plymouth On Fire, Momentum Positif Berlanjut
Sebaliknya, Plymouth justru tengah berada dalam tren positif. Tim asuhan Tom Cleverley membukukan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang dalam 12 pertandingan terakhir.
Yang paling mencolok adalah produktivitas lini serang mereka. Plymouth mencetak 12 gol dalam kemenangan atas Blackpool, Leyton Orient, dan pemuncak klasemen League One, Cardiff City.
Kemenangan 5-2 atas Cardiff akhir pekan lalu menjadi salah satu performa paling impresif di kasta ketiga sepak bola Inggris musim 2025-2026. Kepercayaan diri pun meningkat bahwa mereka mampu menembus zona playoff.
Di EFL Trophy, Plymouth menyingkirkan Leyton Orient dan Bristol Rovers dalam laga tandang untuk mencapai fase ini. Pemenang laga ini akan menghadapi Northampton Town pada semifinal, dengan keuntungan bermain di kandang.
Kabar Tim dan Prediksi Susunan Pemain
Luton Town
Baca Juga: Harga Cabai Rawit dan Daging Sapi Masih Mahal di Pasar Banyuwangi, Pembeli Mulai Kurangi Belanja
Wilshere kemungkinan tidak melakukan banyak perubahan. Davy van den Berg berpeluang menjalani starter pertamanya sejak didatangkan dari FC Utrecht pada bursa transfer musim dingin.
Nigel Lonwijk dan Teden Mengi bisa kembali memperkuat lini belakang, sementara sebagian besar pemain lain diperkirakan mempertahankan tempatnya.
Perkiraan Susunan Pemain Luton: Keeley; Jones, Lonwijk, Mengi, Johnson; Saville; Morris, Van den Berg, Palmer, Kodua; Wells.
Plymouth Argyle
Baca Juga: Kemacetan Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi Mulai Terurai, Penambahan Kapal Jadi Kunci
Cleverley menghadapi dilema: merotasi pemain atau menjaga momentum. Matthew Sorinola bisa menggantikan Caleb Watts di sisi kiri, sedangkan Bradley Ibrahim berpeluang kembali ke lini tengah.
Jika Lorent Tolaj atau Aribim Pepple (yang mencetak gol dalam empat laga beruntun) diistirahatkan, Xavier Amaechi dan Owen Dale menjadi opsi kreatif di belakang striker utama.
Perkiraan Susunan Pemain Plymouth: Hazard; Edwards, Ross, Mitchell, Harding; Curtis, Boateng, Ibrahim, Sorinola; Amaechi; Tolaj.
Rekor Performa
Luton Town (EFL Trophy): Menang-Kalah-Menang-Menang-Menang
Luton Town (Semua Kompetisi): Kalah-Menang-Menang-Kalah-Kalah-Seri
Plymouth Argyle (EFL Trophy): Menang-Menang-Kalah-Menang-Menang
Plymouth Argyle (Semua Kompetisi): Seri-Kalah-Kalah-Menang-Menang-Menang
Prediksi Skor: Luton Town 2-3 Plymouth Argyle
Luton dipastikan tampil penuh motivasi setelah situasi panas akhir pekan lalu. Namun, sulit mengabaikan performa impresif Plymouth yang sedang dalam momentum terbaiknya musim ini.
Dengan ketajaman lini depan dan kepercayaan diri tinggi, Plymouth diprediksi mampu mencuri kemenangan dalam laga terbuka yang sarat gol.
Duel ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menghibur di EFL Trophy musim ini, dengan kedua tim tampil menyerang demi tiket semifinal. (*)
Editor : Niklaas Andries