RADARBANYUWANGI.ID - Segalanya masih terbuka saat Atletico Madrid menjamu Club Brugge pada leg kedua playoff Liga Champions UEFA, Rabu (25/2) dini hari.
Hasil imbang dramatis 3-3 pada pertemuan pertama membuat kedua tim berada dalam posisi seimbang jelang laga penentuan di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Madrid.
Atletico menjalani fase liga Liga Champions dengan performa naik-turun. Klub berjuluk Los Rojiblancos itu mengoleksi 13 poin dari delapan pertandingan, hasil dari empat kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan, yang memaksa mereka harus melalui jalur play-off demi mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Meski inkonsisten di level Eropa, kekuatan utama Atletico musim ini terletak pada performa kandang. Dari empat laga kandang di kompetisi ini, tiga di antaranya berakhir dengan kemenangan. Dukungan publik Metropolitano menjadi faktor penting dalam menjaga asa mereka.
Pada leg pertama di Belgia, tim asuhan Diego Simeone kembali menunjukkan dua wajah berbeda: tajam di lini depan, namun rapuh saat bertahan. Hasil imbang 3-3 menjadi gambaran jelas inkonsistensi yang masih menghantui mereka.
Rekor pertemuan juga menambah tekanan. Atletico gagal meraih kemenangan dalam empat duel terakhir melawan Club Brugge di Liga Champions, sebuah catatan yang membuat laga ini kian sulit diprediksi.
Dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, Atletico hanya meraih dua kemenangan, sekali imbang, dan dua kekalahan. Meski sempat menundukkan Espanyol 4-2, stabilitas performa masih menjadi tanda tanya besar.
Namun pengalaman mereka di fase gugur kompetisi Eropa bisa menjadi pembeda dalam laga sepenting ini.
Club Brugge Datang Tanpa Beban
Baca Juga: Daftar Lengkap Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 di Probolinggo, Cek Jadwal PINTAR BI dan Lokasi Bank
Di sisi lain, Club Brugge menghadapi tantangan berat, tetapi tetap percaya diri. Juara Belgia itu finis di peringkat ke-19 fase liga dengan 10 poin dari delapan pertandingan dengan tiga menang, satu imbang, empat kalah.
Produktivitas mereka cukup baik dengan 15 gol, namun kebobolan 17 kali menunjukkan kelemahan di lini belakang. Rekor tandang di Eropa juga kurang meyakinkan—hanya satu kemenangan dari empat laga tandang.
Meski demikian, semangat juang mereka patut diapresiasi. Pada leg pertama, Brugge dua kali bangkit dari ketertinggalan sebelum memaksakan hasil imbang. Performa itu menjadi suntikan moral besar menjelang lawatan ke Spanyol.
Dalam lima laga terakhir di semua ajang, mereka mencatat tiga kemenangan, indikasi bahwa tim mulai menemukan momentum di fase krusial musim ini.
Dengan agregat imbang, skenarionya sederhana: siapa pun yang menang akan melangkah ke babak 16 besar. Jika kembali imbang, laga berpotensi berlanjut ke babak tambahan.
Kabar Tim
Atletico dipastikan tanpa Nicolas Gonzalez yang mengalami cedera otot, serta Pablo Barrios yang masih absen.
Ademola Lookman, yang menjalani debut Liga Champions bersama klub pada leg pertama, diprediksi kembali tampil sejak awal.
Di lini tengah, Koke dan Marcos Llorente akan menjadi penyeimbang permainan, sementara duet Alexander Sorloth dan Julian Alvarez diharapkan kembali menjadi tumpuan produktivitas gol.
Sementara itu, Club Brugge hanya memiliki sedikit masalah cedera. Lynnt Audoor dan Dani van den Heuvel masih diragukan tampil. Namun mereka dipastikan kehilangan Raphael Onyedika yang terkena sanksi akumulasi kartu.
Hans Vanaken diproyeksikan mengatur tempo permainan di lini tengah, sedangkan Christos Tzolis, pencetak gol penyeimbang pada leg pertama, akan kembali menjadi ancaman utama di lini depan.
Perkiraan Susunan Pemain
Atletico Madrid: Oblak; Molina, Pubill, Hancko, Ruggeri; Simeone, Koke, Llorente, Lookman; Sorloth, Alvarez
Club Brugge: Mignolet; Seys, Mechele, Ordonez, Sabbe; Vanaken, Vetlesen, Stankovic; Diakhon, Tresoldi, Tzolis
Prediksi Skor: Atletico Madrid 2-1 Club Brugge
Melihat keseimbangan kekuatan kedua tim, laga diperkirakan berlangsung ketat dan penuh tekanan. Club Brugge sudah membuktikan mampu merepotkan Atletico.
Namun pengalaman Atletico Madrid di fase gugur serta kekuatan mereka di kandang diyakini menjadi faktor penentu.
Los Rojiblancos diperkirakan menang tipis dan mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions. (*)
Editor : Niklaas Andries