RADARBANYUWANGI.ID - Duel sarat gengsi akan tersaji saat Fiorentina menjamu rival sekota wilayah Tuscan, Pisa, pada Selasa (24/2) dini hari di Stadio Franchi. Pertandingan ini bukan sekadar derby, tetapi juga laga krusial dalam perburuan bertahan di Serie A.
Fiorentina masih berjuang keluar dari zona merah, sementara Pisa kian terpuruk dan terancam kembali terdegradasi setelah hanya semusim merasakan kompetisi kasta tertinggi.
Situasi Terkini: Viola Bangkit, Pisa Terancam Rekor Buruk
Saat kedua tim bertemu pada September lalu, pertemuan Serie A pertama sejak 1991, keduanya sama-sama terpuruk dengan hanya mengoleksi tiga poin. Sejak saat itu, Fiorentina lebih banyak berkutat di zona degradasi.
Di bawah asuhan Paolo Vanoli, performa Viola menunjukkan perbaikan, meski masih rapuh. Mereka hanya mencatat satu clean sheet dalam 20 laga liga terakhir. Saat ini, Fiorentina tertinggal tiga poin dari zona aman dengan 13 pertandingan tersisa.
Namun, momentum mulai berpihak. Pekan lalu mereka menundukkan Como di Serie A, sekaligus membalas kekecewaan tersingkir dari Coppa Italia. Di kompetisi Eropa, Fiorentina juga tampil impresif dengan kemenangan 3-0 atas Jagiellonia Bialystok pada leg pertama playoff Conference League.
Gol dari Luca Ranieri, Rolando Mandragora, dan Roberto Piccoli memastikan kemenangan tersebut, yang menjadi kemenangan beruntun pertama musim ini bagi Viola.
Rekor Berpihak pada Fiorentina
Baca Juga: Lokasi Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 di Malang Raya, Cek Jadwal PINTAR BI dan Bank Terdekat
Secara historis, Fiorentina superior atas Pisa di kandang. Klub asal Florence itu tidak terkalahkan dalam tujuh laga kandang Serie A kontra Pisa dan hanya kebobolan tiga gol dalam periode tersebut.
Sebaliknya, Pisa hanya sekali menang dalam 15 pertemuan Serie A melawan Fiorentina, kemenangan 2-1 pada 1987. Lebih buruk lagi, Nerazzurri belum meraih kemenangan dalam 14 laga liga terakhir sejak awal November.
Kondisi ini membuat posisi Pisa semakin kritis. Mereka terpaut sembilan poin dari zona aman. Pelatih sebelumnya, Alberto Gilardino, telah digantikan oleh Oscar Hiljemark.
Hiljemark sejauh ini mencatat hasil imbang tanpa gol melawan Hellas Verona dan kalah tipis 1-2 dari AC Milan, di mana gol telat Luka Modric menggagalkan mereka mencuri poin.
Kabar Tim: De Gea Kembali, Mandragora Absen
Vanoli diperkirakan akan kembali menurunkan pemain inti setelah melakukan delapan rotasi di Polandia. Nama-nama seperti David de Gea, Dodo, dan Moise Kean kemungkinan kembali starter.
Namun, Rolando Mandragora harus absen karena skorsing. Kean menjadi andalan lini depan dengan tujuh gol Serie A musim ini.
Sementara itu, Pisa kehilangan Daniel Denoon, Isak Vural, dan Simone Scuffet. Kiper utama Adrian Semper juga diragukan tampil, sehingga Nicolas berpotensi kembali mengawal gawang. Kabar baiknya, gelandang Marius Marin telah kembali dari skorsing.
Di lini depan, Matteo Tramoni akan mendukung Stefano Moreo, top skor tim dengan lima gol.
Performa Terkini
Fiorentina (Serie A): Seri-Menang-Kalah-Kalah-Seri-Menang
Fiorentina (Semua Kompetisi): Kalah-Kalah-Kalah-Seri-Menang-Menang
Pisa (Serie A): Seri-Seri-Kalah-Kalah-Seri-Kalah
Prediksi Skor: Fiorentina 2-1 Pisa
Fiorentina tentu tak ingin bertemu Pisa lagi musim depan di Serie B. Dengan catatan tandang Pisa yang buruk, belum pernah menang di laga tandang musim ini dan menjadi tim dengan jumlah kebobolan tandang terbanyak, Viola berpeluang besar memperpanjang tren positifnya.
Derby Tuscan ini diprediksi berlangsung sengit, tetapi sejarah dan momentum memberi sedikit keunggulan bagi tuan rumah.
Pertandingan ini bisa menjadi titik balik bagi Fiorentina dalam misi bertahan di Serie A—atau menjadi lonceng kematian bagi Pisa. (*)
Editor : Niklaas Andries