Karena berasal dari konferensi berbeda, kedua tim jarang bertemu di musim reguler. Itulah sebabnya duel pembuka ini menjadi salah satu pertandingan paling dinanti pada pekan pertama Major League Soccer.
LAFC Memulai Era Baru
Perjalanan LAFC musim lalu terhenti di babak perempat final MLS Cup setelah disingkirkan Vancouver Whitecaps lewat drama adu penalti. Laga tersebut sekaligus menjadi penampilan terakhir pelatih Steve Cherundolo sebelum hengkang ke Jerman.
Kini, tongkat estafet kepelatihan dipegang Marc Dos Santos. Di bawah arahan pelatih asal Kanada itu, LAFC langsung menunjukkan sinyal positif usai menghancurkan Real Espana dengan skor telak 6-1 di ajang CONCACAF Champions Cup 2026.
Secara rekor pertemuan, LAFC cukup dominan atas Inter Miami dengan tiga kemenangan dari lima laga terakhir, termasuk kemenangan di kompetisi yang sama musim lalu. Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan besar bagi tuan rumah, terlebih Miami dikenal kurang konsisten saat tampil tandang.
Inter Miami Ingin Awal Sempurna
Di sisi lain, Inter Miami datang dengan status juara bertahan MLS Cup setelah musim lalu sukses mengangkat trofi pertama mereka di bawah arahan Javier Mascherano. Klub berjuluk The Herons itu kini mengincar gelar ketiga secara beruntun di semua kompetisi.
Berbeda dengan LAFC yang sudah menjalani laga kompetitif, Miami baru akan memulai kampanye CONCACAF mereka pada 11 Maret. Artinya, mereka memiliki waktu istirahat lebih panjang.
Namun, performa pramusim Miami belum sepenuhnya meyakinkan. Dari beberapa uji coba terakhir, mereka mencatat hasil yang inkonsisten. Catatan tandang juga menjadi perhatian, dengan hanya tiga kemenangan dari enam laga away terakhir.
Kabar Tim dan Susunan Pemain
LAFC
Dos Santos diperkirakan tetap mengandalkan duet tajam Son Heung-min dan Denis Bouanga di lini depan. Son tampil impresif musim lalu dengan torehan 12 gol dan empat assist dari 13 pertandingan, serta meraih penghargaan Gol Terbaik MLS 2025.
Sementara Bouanga mencatat sejarah sebagai pemain pertama MLS yang mencetak 20+ gol dalam tiga musim beruntun. Rekrutan anyar asal Kanada, Stephen Eustaquio, juga tampil menjanjikan di laga kontinental sebelumnya.
Namun, LAFC masih belum diperkuat Aaron Long (cedera Achilles) dan Igor Jesus (masalah lutut).
Prediksi Line-up LAFC: Lloris; Palencia, Porteous, Tafari, Hollingshead; Eustaquio, Delgado, Tillman; Martinez, Bouanga, Son
Inter Miami
Sorotan utama tertuju pada kondisi Lionel Messi yang diragukan tampil akibat cedera hamstring. Meski sudah kembali berlatih, keputusan akhir akan ditentukan jelang pertandingan.
Miami juga memasuki era baru tanpa Sergio Busquets dan Jordi Alba yang pensiun. Sebagai gantinya, mereka mengamankan transfer permanen Rodrigo De Paul serta striker Germán Berterame dari CF Monterrey.
Di bawah mistar, Dayne St Clair didatangkan sebagai kiper anyar menggantikan Oscar Ustari. Sementara bek kiri Sergio Reguilon masih diragukan akibat cedera lutut ringan.
Prediksi Line-up Inter Miami: St. Clair; Fray, Falcon, Micael, Allen; Ayala, De Paul; Allende, Messi, Silvetti; Berterame
Prediksi Skor: LAFC 2-1 Inter Miami
LAFC memiliki keuntungan karena sudah menjalani laga kompetitif musim ini, sehingga ritme permainan mereka lebih siap dibanding Miami yang baru melewati fase pramusim.
Selain itu, rekor kandang LAFC kontra Inter Miami cukup solid. Jika Messi benar-benar absen atau belum dalam kondisi 100 persen, peluang tuan rumah untuk meraih kemenangan semakin terbuka.
Meski Inter Miami berstatus juara bertahan, faktor kesiapan dan momentum membuat LAFC sedikit lebih diunggulkan dalam laga pembuka MLS 2026 ini. (*)
Editor : Niklaas Andries