Hasil ini menjadi pukulan lanjutan bagi tim asuhan Mikel Arteta setelah sebelumnya juga gagal meraih kemenangan saat menghadapi Brentford.
Saka Bersinar, Arsenal Sempat di Atas Angin
Bermain dalam kondisi cuaca dingin, Arsenal tampil dominan sejak awal. Bukayo Saka yang baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun merayakannya dengan mencetak gol pembuka musim ini yang kelima baginya.
Keputusan Arteta memainkan Saka sebagai gelandang serang nomor 10 langsung membuahkan hasil. Tekanan tinggi Arsenal membuat lini belakang Wolves kesulitan mengembangkan permainan.
Keunggulan The Gunners bertambah ketika Piero Hincapié mencetak gol perdananya untuk klub, menggandakan skor dan membuat tiga poin tampak berada dalam genggaman tim tamu asal London Utara.
Wolves Bangkit dan Hukum Kelengahan Arsenal
Namun, Wolves yang dilatih Rob Edwards tidak menyerah. Tuan rumah menunjukkan semangat juang tinggi dalam upaya bertahan di papan bawah klasemen.
Gol balasan lahir lewat aksi individu brilian Hugo Bueno yang memperkecil ketertinggalan dan membakar semangat publik tuan rumah.
Ketika laga tampak akan berakhir dengan kemenangan Arsenal, drama terjadi di menit-menit akhir. Tom Edozie melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mengenai ricochet Riccardo Calafiori sebelum mengecoh kiper David Raya.
Gol tersebut memastikan skor 2-2 sekaligus menjadi momen tak terlupakan bagi Edozie dalam debutnya.
Peluang Juara Arsenal Kian Tertekan
Hasil imbang ini membuat Arsenal gagal memperlebar jarak menjadi tujuh poin dari rival terdekat, Manchester City. Dalam fase krusial perebutan gelar, kehilangan poin seperti ini berpotensi menjadi penentu di akhir musim.
Sementara bagi Wolves, tambahan satu poin menjadi modal berharga dalam misi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Arsenal kini berada di bawah tekanan besar. Jika ingin tetap menjaga peluang juara Premier League musim ini, konsistensi menjadi harga mati bagi skuad Mikel Arteta. (*)
Editor : Niklaas Andries