Bagi Genk, laga ini menjadi kesempatan mematahkan rekor kurang impresif saat menghadapi wakil Kroasia tersebut.
Dalam dua pertemuan sebelumnya, mereka belum pernah meraih kemenangan. Tim asuhan Nicky Hayen tentu berharap pertemuan ketiga ini membawa hasil berbeda sebelum melakoni leg kedua di Cegeka Arena pekan depan.
Dinamo Zagreb: Start Menjanjikan, Akhir Mengecewakan
Dinamo Zagreb mengawali fase liga dengan performa cukup meyakinkan. Tim besutan Mario Kovacevic sempat tak terkalahkan dalam tiga laga awal, mengoleksi tujuh poin dari sembilan yang tersedia. Dua kemenangan 3-1 atas Fenerbahce dan Maccabi Tel Aviv serta hasil imbang 1-1 melawan Malmo menjadi fondasi yang menjanjikan.
Namun, momentum tersebut gagal dipertahankan. Kekalahan telak dari Celta Vigo, Lille, dan Real Betis, tiga tim dari liga elite Eropa, menghentikan laju mereka. Empat kekalahan dalam lima laga terakhir fase liga membuat Dinamo harus puas finis di peringkat ke-23, hanya cukup untuk mengamankan tiket playoff.
Masalah utama Dinamo terletak pada lini pertahanan. Mereka gagal mencatatkan clean sheet dalam tiga laga awal dan kebobolan cukup banyak saat menghadapi tim-tim kuat Eropa.
Meski demikian, performa domestik mereka menunjukkan tren positif. Dinamo tak terkalahkan dalam tiga laga liga terakhir dengan torehan tujuh gol dan hanya satu kali kebobolan. Di kandang, mereka juga tampil solid dan memburu kemenangan kelima beruntun di hadapan publik Maksimir.
Genk: Konsisten dan Tangguh Saat Tandang
Di sisi lain, Genk tampil cukup konsisten sepanjang fase liga. Mereka mengakhiri kompetisi dengan 16 poin, jumlah yang sama dengan AS Roma, namun gagal lolos otomatis karena kalah selisih gol.
Tim berjuluk De Smurfen itu mencatat empat kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan. Performa tandang mereka patut diwaspadai, dengan tiga kemenangan dari empat laga luar kandang di fase liga, termasuk kemenangan atas Rangers 1-0, Braga 4-3, dan FC Utrecht 2-0.
Sejak kekalahan dari Zulte Waregem pada pertengahan Januari, Genk tidak terkalahkan dalam enam pertandingan di semua kompetisi, dengan lima di antaranya berakhir kemenangan. Modal ini membuat mereka datang ke Zagreb dengan kepercayaan diri tinggi.
Meski demikian, menjaga gawang tetap steril bukan perkara mudah. Dinamo hampir selalu mencetak gol di kandang, dengan hanya satu laga tanpa gol dalam 15 pertandingan terakhir di Stadion Maksimir.
Kabar Tim Terbaru
Dinamo Zagreb
Dinamo dipastikan tanpa Ismael Bennacer yang masih dibekap cedera hamstring. Selain itu, Dejan Ljubicic telah hengkang ke Schalke 04.
Namun, lini depan tetap memiliki andalan seperti Dion Drena Beljo dan Monsef Bakrar. Beljo telah mencetak empat gol di Liga Europa musim ini, meski seluruh golnya tercipta hanya dalam dua pertandingan. Distribusi gol yang lebih merata akan menjadi kunci bagi tuan rumah.
Genk
Genk tidak memiliki masalah cedera berarti menjelang laga ini. Meski Hyun-gyu Oh telah pindah ke Besiktas, kontribusi gol mereka cukup merata.
Daan Heymans dengan 3 gol dan Konstantinos Karetsas dengan 2 gol menjadi motor serangan utama. Keduanya juga produktif dalam menciptakan peluang, masing-masing menyumbang tiga dan dua assist selama fase liga.
Perkiraan Susunan Pemain
Dinamo Zagreb (4-3-3): Livakovic; Valincic, Dominguez, McKenna, Vinlof; Stojkovic, Misic, Zajc; Bakrar, Beljo, Hoxha
Genk (3-4-3): Lawal; Sadick, Smets, Kayembe; El Ouahdi, Heynen, Heymans, Medina; Ito, Bibout, Karetsas
Prediksi Skor: Dinamo Zagreb 1-1 Genk
Dinamo Zagreb dikenal tangguh saat bermain di kandang, sementara Genk terbukti efektif dalam laga tandang di Eropa musim ini. Kekuatan kedua tim terlihat cukup seimbang, baik dari segi produktivitas maupun konsistensi performa.
Hasil imbang tampaknya menjadi skenario paling realistis, membuat persaingan tetap terbuka lebar jelang leg kedua di Belgia.
Editor : Niklaas Andries