Kedua tim sama-sama gagal mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar dari fase liga, sehingga pertemuan ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh perhitungan.
Brugge Ingin Perpanjang Napas di Eropa
Club Brugge menutup fase liga di peringkat ke-19 dengan koleksi 10 poin dari delapan laga dengan 3 menang, 1 imbang, 4 kalah. Catatan tersebut menunjukkan daya saing mereka di level Eropa, meski inkonsistensi masih menjadi kendala utama.
Secara domestik, pasukan asuhan Ivan Leko sedang dalam tren positif. Kemenangan 2-1 atas Cercle Brugge membuat mereka meraih empat kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Performa kandang di Liga Champions pun cukup solid: dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan dari empat laga. Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Marseille menjadi bukti bahwa Brugge mampu tampil maksimal saat menghadapi lawan besar.
Namun, persoalan di lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah. Mereka telah kebobolan 17 gol dan hanya mencetak 15 gol di Eropa musim ini, menghasilkan selisih gol negatif.
Atletico Datang dengan Luka dan Inkonsistensi
Sementara itu, Atletico Madrid bertolak ke Belgia dengan misi bangkit usai kalah 0-3 dari Rayo Vallecano di La Liga. Hasil tersebut kontras dengan kemenangan impresif 4-0 atas Barcelona di Copa del Rey, mencerminkan inkonsistensi performa mereka sepanjang musim.
Di Liga Champions, Atletico finis di posisi ke-14 dengan 13 poin dengan 4 menang, 1 imbang, 3 kalah. Kekalahan 1-2 dari Bodo/Glimt pada laga terakhir fase liga semakin menegaskan bahwa performa mereka di Eropa belum stabil.
Tim asuhan Diego Simeone tetap menunjukkan ketajaman dengan torehan 17 gol, tetapi sudah kebobolan 15 kali, indikasi perubahan dari identitas pertahanan kokoh yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
Rekor tandang di Eropa juga belum meyakinkan: satu kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Statistik tersebut membuka peluang bagi Brugge untuk memanfaatkan keuntungan bermain di kandang.
Rekor Pertemuan
Dalam empat pertemuan terakhir kedua tim, masing-masing meraih satu kemenangan dan dua laga berakhir imbang. Pertemuan terakhir bahkan berakhir tanpa gol, menandakan keseimbangan kekuatan di antara keduanya.
Performa Terkini
Club Brugge (Liga Champions): Kalah-Seri-Kalah-Kalah-Menang-Menang
Club Brugge (Semua Kompetisi): Menang-Menang-Menang-Kalah-Menang-Menang
Atletico Madrid (Liga Champions): Kalah-Menang-Menang-Menang-Seri-Kalah
Atletico Madrid (Semua Kompetisi): Kalah-Seri-Menang-Kalah-Menang-Kalah
Kabar Tim
Brugge berpotensi kehilangan Dani van den Heuvel dan Lynnt Audoor yang masih diragukan tampil. Lini belakang kemungkinan diperkuat Kyriani Sabbe, Joel Ordonez, Brandon Mechele, dan Joaquin Seys.
Di lini tengah, Aleksandar Stankovic, Raphael Onyedika, serta Hans Vanaken akan menjadi motor permainan. Sementara Carlos Forbs, Romeo Vermant, dan Mamadou Diakhon diprediksi mengisi lini depan.
Atletico dipastikan tanpa Pablo Barrios yang cedera paha. Simeone kemungkinan mengandalkan Jan Oblak di bawah mistar, dengan Nahuel Molina, David Hancko, Matteo Ruggeri, dan Marc Pubill di lini belakang.
Koke dan Marcos Llorente akan menjaga keseimbangan lini tengah, sementara Ademola Lookman mendukung duet Julian Alvarez dan Alexander Sorloth di lini serang.
Perkiraan Susunan Pemain
Club Brugge: Mignolet; Sabbe, Ordonez, Mechele, Seys; Stankovic, Onyedika, Vanaken; Forbs, Vermant, Diakhon
Atletico Madrid: Oblak; Molina, Hancko, Pubill, Ruggeri; Lookman, Koke, Llorente, Simeone; Sorloth, Alvarez
Prediksi Skor: Club Brugge 2-1 Atletico Madrid
Dengan momentum positif dan rekor kandang yang cukup solid, Club Brugge memiliki peluang besar memanfaatkan inkonsistensi Atletico Madrid.
Jika mampu menjaga intensitas dan disiplin sepanjang laga, tuan rumah berpotensi mengamankan keunggulan tipis sebagai modal berharga menuju leg kedua. (*)
Editor : Niklaas Andries