Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

617 Atlet Tapal Kuda Ikuti Kejuaraan Renang BASS Banyuwangi, Ajang Cari Bibit Atlet Muda

Ramada Kusuma Atmaja • Minggu, 15 Februari 2026 | 03:00 WIB
Kejuaraan renang Banyuwangi Aquatik Student Sprint (BASS) yang berlangsung di kolam renang GOR Tawangalun, Sabtu (14/2) mempertandingkan 17 kelompok umur.
Kejuaraan renang Banyuwangi Aquatik Student Sprint (BASS) yang berlangsung di kolam renang GOR Tawangalun, Sabtu (14/2) mempertandingkan 17 kelompok umur.

RADARBANYUWANGI.ID – Sebanyak 617 atlet pelajar dari wilayah Tapal Kuda mengikuti kejuaraan renang Banyuwangi Aquatik Student Sprint (BASS) yang digelar di GOR Tawangalun, Sabtu–Minggu (14–15/2/2026).

Kompetisi yang diselenggarakan Akuatik Indonesia Banyuwangi ini diikuti peserta dari Banyuwangi, Jember, Situbondo, dan Bondowoso.

Ketua Pengkab Akuatik Indonesia Banyuwangi Aditya Ruli Delianto mengatakan kejuaraan tidak hanya sebagai ajang lomba, tetapi juga wadah pembinaan atlet usia dini.

“Ada 617 peserta yang hadir, tidak hanya dari Banyuwangi melainkan juga dari Jember, Situbondo, dan Bondowoso,” ujarnya.

Pertandingkan 17 Kelompok Umur

Kejuaraan mempertandingkan 17 kelompok umur dengan nomor lomba:

Menariknya, peserta usia lima tahun atau tingkat TK tetap dilibatkan dengan standar keselamatan khusus. Mereka hanya berenang sejauh 20 meter menggunakan papan renang.

Langkah ini dilakukan agar pembinaan bisa dimulai sejak usia dini tanpa mengabaikan faktor keamanan.

Proyeksi Atlet Menuju Porprov dan Nasional

Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khoirullah menilai BASS menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan olahraga prestasi daerah.

Atlet yang tampil menonjol akan diproyeksikan mengikuti Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab) sebagai persiapan menuju kejuaraan lebih tinggi.

“Kejuaraan ini kami harapkan melahirkan atlet potensial yang mampu mewakili Banyuwangi di Kejurprov, Porprov hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Regenerasi Atlet Renang Berkelanjutan

Melalui kompetisi rutin seperti BASS, pembinaan renang di Banyuwangi diharapkan berjalan berkelanjutan.

Selain mengejar prestasi, ajang ini juga memperkuat regenerasi atlet muda.

Khoirullah menegaskan, investasi pembinaan usia dini menjadi kunci agar Banyuwangi tetap kompetitif dalam berbagai kejuaraan mendatang.

“Selain meningkatkan prestasi olahraga, ajang ini memperkuat regenerasi atlet muda menghadapi kejuaraan provinsi hingga nasional,” pungkasnya.

Kejuaraan BASS pun bukan sekadar perlombaan, melainkan jalur awal lahirnya calon atlet renang masa depan dari Bumi Blambangan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#kejuaraan renang #GOR Tawangalun #banyuwangi