Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jumat Krida Untag Banyuwangi, Perpenas Pererat Solidaritas 12 Unit Pendidikan

Fredy Rizki Manunggal • Sabtu, 14 Februari 2026 | 03:30 WIB

Sejumlah pegawai di lingkungan Perpenas mengikuti senam bersama di lapangan kampus Untag Banyuwangi Jumat pagi (13/2).
Sejumlah pegawai di lingkungan Perpenas mengikuti senam bersama di lapangan kampus Untag Banyuwangi Jumat pagi (13/2).

RADARBANYUWANGI.ID – Lapangan Kampus Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi (Untag) tampak ramai sejak Jumat pagi (13/2).

Ratusan peserta dari berbagai unit pendidikan mengikuti kegiatan olahraga bersama bertajuk Jumat Krida.

Kegiatan tersebut diikuti pimpinan dan pegawai Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional 17 Agustus 1945 Banyuwangi (Perpenas) beserta seluruh unit pendidikan di bawah naungannya.

Agenda rutin itu digelar sebagai upaya mempererat solidaritas dan membangun kebersamaan lintas unit.

Guyub dari Kampus hingga PAUD

Direktur Badan Pelaksana Harian (BPH) Perpenas Banyuwangi, Fariz Hilman Perdana, mengatakan Jumat Krida menjadi langkah strategis untuk mengguyubkan seluruh sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Perpenas.

“Tujuannya untuk mengguyubkan setiap SDM yang ada di Perpenas. Untuk saat ini, kami fokuskan dari unit terdekat dulu, yakni Untag Banyuwangi dan SMK Sritanjung,” ujarnya di sela kegiatan.

Sebagai lembaga yang menaungi 12 unit pendidikan, mulai dari perguruan tinggi hingga pendidikan anak usia dini (PAUD), Perpenas membutuhkan soliditas internal agar roda organisasi berjalan optimal.

Menurut Fariz, kebersamaan di luar ruang kerja formal menjadi kunci membangun komunikasi yang lebih cair antarpegawai dan pimpinan unit.

Uji Coba Manajemen Gaya Baru

Tak sekadar olahraga bersama seperti senam pagi dan badminton, Jumat Krida juga menjadi bagian dari pendekatan manajemen baru yang tengah diterapkan BPH Perpenas.

Fariz menjelaskan, pihaknya saat ini melakukan observasi terhadap antusiasme anggota melalui kegiatan kolektif.

“Kami sedang mencoba manajemen baru dengan gaya baru. Kami ingin melihat bagaimana antusiasme para anggota Perpenas, apakah mereka semakin semangat atau bagaimana. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami,” jelasnya.

Pendekatan ini dinilai penting untuk mengukur tingkat keterlibatan (engagement) pegawai sekaligus membangun budaya kerja yang lebih dinamis dan partisipatif.

Perkuat Sinergi 12 Unit Pendidikan

Ke depan, apabila respons yang ditunjukkan staf dan tenaga pengajar menunjukkan tren positif, BPH berencana menambah variasi program kebersamaan lainnya.

Fokus utama tetap pada penguatan relasi personal antarpegawai, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.

Hal tersebut menjadi kebutuhan mendesak mengingat Perpenas membawahi 12 unit pendidikan yang memerlukan sinergisitas kuat agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Ketua Perpenas Banyuwangi, Yunita Iliana, menambahkan bahwa Jumat Krida diharapkan mampu menghapus sekat komunikasi antarunit.

“Harapannya, kita semua bisa saling mengenal lebih dekat satu sama lain. Jika ini berjalan sukses, baru kami akan tambah program-program menarik lainnya,” ujarnya.

Bangun Budaya Kerja Kolaboratif

Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna tersebut, Perpenas Banyuwangi menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja kolaboratif.

Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, soliditas internal menjadi modal utama untuk mencetak inovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Bumi Blambangan.

Jumat Krida bukan sekadar agenda olahraga, tetapi juga simbol transformasi organisasi menuju tata kelola yang lebih inklusif, komunikatif, dan berorientasi pada kebersamaan. (fre/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#perpenas #senam #Jumat Krida #untag banyuwangi