RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap muda Inggris, Lando Norris, menunjukkan performa impresif dalam hari kedua tes pramusim Formula 1 di Sirkuit Internasional Bahrain.
Mengendarai mobil terbaru McLaren, Norris mencatatkan total 149 lap dalam satu hari, jumlah yang ia akui sebagai yang terbanyak sepanjang kariernya di ajang Formula 1.
Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi McLaren dalam mempersiapkan diri menghadapi musim 2026 yang diwarnai perubahan regulasi besar-besaran.
Rekor Lap Pribadi di Bahrain
Pada hari pertama pengujian, Norris berbagi waktu dengan rekan setimnya, Oscar Piastri.
Namun pada hari kedua, pembalap berusia 26 tahun itu menghabiskan seluruh sesi dengan mobil MCL40 dan sukses membukukan jarak tempuh tertinggi hari itu.
Menurut Norris, 149 lap merupakan jumlah lap terbanyak yang pernah ia jalani dalam satu hari selama berkarier di Formula 1.
Meski demikian, ia mengaku tetap merasa segar setelah sesi panjang tersebut.
Tes yang berlangsung di Formula 1 ini memang menjadi momen penting bagi seluruh tim untuk memahami karakter mobil baru sebelum musim resmi dimulai.
Adaptasi Mobil 2026: Tantangan Baru McLaren
Musim 2026 menjadi era baru bagi Formula 1 dengan regulasi teknis yang mengalami perubahan signifikan, terutama pada aspek aerodinamika dan sistem tenaga.
Bagi Norris dan tim McLaren, tes pramusim di Bahrain International Circuit dimanfaatkan untuk mengumpulkan data sebanyak mungkin.
Norris menjelaskan bahwa pengujian dilakukan dalam berbagai skenario, mulai dari penggunaan bahan bakar tinggi, bahan bakar rendah, hingga simulasi kondisi balapan.
Variasi suhu dan perubahan arah angin yang cukup ekstrem di Bahrain turut menjadi tantangan tersendiri.
Setiap run memberikan karakter berbeda pada mobil.
Faktor seperti perubahan temperatur lintasan, arah angin, serta manajemen baterai menjadi variabel penting yang harus dipahami secara menyeluruh.
Hal ini membuat sesi pengujian terasa kompleks dan menuntut konsentrasi tinggi.
Pembelajaran Strategis untuk Seluruh Tim
Bagi Norris, hasil tes ini bukan sekadar soal jumlah lap, melainkan kualitas pembelajaran yang diperoleh.
Ia menilai bahwa tim berhasil mengidentifikasi sejumlah aspek teknis yang perlu diperbaiki sebelum seri pembuka musim.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun masih ada beberapa hal yang harus disempurnakan, secara umum ia sudah memiliki pemahaman yang cukup baik tentang mobil dan strategi manajemen balapan.
Mulai dari pengelolaan ban, konsumsi energi, hingga adaptasi terhadap kondisi lintasan, semuanya menjadi fokus utama selama tes berlangsung.
Oscar Piastri dijadwalkan mengambil alih kemudi pada sesi berikutnya untuk melanjutkan proses evaluasi mobil.
Menuju Grand Prix Australia 2026
Setelah rangkaian tes di Bahrain, perhatian kini tertuju pada seri pembuka musim, yaitu Grand Prix Australia yang akan digelar pada 6–8 Maret mendatang.
Balapan yang biasanya berlangsung di Melbourne ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi seluruh tim dalam era regulasi baru.
Norris mengaku optimistis.
Jika balapan digelar saat ini, ia merasa sudah memiliki pemahaman yang cukup untuk tampil kompetitif.
Namun ia tetap menyadari bahwa setiap sesi di lintasan selalu menghadirkan dinamika berbeda yang menuntut adaptasi cepat.
Editor : Lugas Rumpakaadi