RADARBANYUWANGI.ID - James Vowles mengungkapkan bahwa suasana di tim Williams telah membaik saat mereka memulai tes pramusim resmi Formula 1 di Bahrain.
Pernyataan ini muncul setelah Williams sempat absen dalam sesi shakedown di Barcelona akibat keterlambatan program pengembangan mobil FW48.
Sebelumnya, Williams mengonfirmasi tidak mengikuti uji coba di Sirkuit Barcelona-Catalunya karena adanya penundaan program FW48 demi mendorong mobil ke performa maksimal.
Meski demikian, mobil anyar mereka akhirnya turun lintasan untuk pertama kalinya dalam shakedown di Silverstone pada 4 Februari, sebelum tampil di tes pramusim Bahrain bersama Carlos Sainz dan Alex Albon.
“Ya, itu musim dingin yang berat,” ujar Vowles menanggapi tantangan musim dingin, dikutip F1, Kamis (12/2/2026).
Namun ia menekankan bahwa performa awal mobil cukup menjanjikan.
“Mobilnya bekerja dengan baik dari awal hingga selesai, tidak ada insiden besar,” ujarnya.
Meski optimistis, Williams menyadari masih banyak pekerjaan rumah sebelum seri pembuka di Melbourne.
“Kami melewatkan 3 hari uji coba di Barcelona. Kami hanya ingin memastikan bahwa saat ini kami punya rencana cadangan untuk mendapatkan hasil terbaik,” ungkap Vowles.
Terkait kesiapan menghadapi Grand Prix Australia, ia menjawab singkat namun tegas.
“Jawaban singkatnya, iya,” katanya.
Menurutnya, kondisi stabil di Bahrain membantu tim mempercepat pemahaman terhadap mobil, terutama dalam hal korelasi data aerodinamika dan simulasi.
“Apakah ada yang terlihat mengganjal? Dan jawaban untuk itu adalah tidak, semuanya terlihat baik,” terangnya.
Dengan hasil awal yang positif dari FW48, Williams berharap dapat mengejar ketertinggalan dan tampil kompetitif sejak awal musim F1 2026.
Editor : Lugas Rumpakaadi