Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Resmi Dipecat! Tottenham Tendang Thomas Frank, Pochettino Kembali ke London Utara?

Niklaas Andries • Kamis, 12 Februari 2026 | 11:45 WIB

BANGUN TIM: Thomas Frank janjikan bangun tim lebih tangguh jelang laga lawan PSG di Liga Champions
BANGUN TIM: Thomas Frank janjikan bangun tim lebih tangguh jelang laga lawan PSG di Liga Champions
RADARBANYUWANGI.ID - Tottenham Hotspur resmi mengakhiri kerja sama dengan Thomas Frank sebagai pelatih kepala. Keputusan tersebut diambil di tengah kekhawatiran klub akan ancaman degradasi pada fase akhir Premier League 2025-2026.

Pemecatan ini terjadi hanya beberapa hari setelah kekalahan 1-2 dari Newcastle United di kandang sendiri. Ironisnya, usai laga tersebut, Frank sempat menyatakan keyakinannya tetap memimpin tim saat menghadapi Arsenal pada 22 Februari mendatang. Namun, manajemen klub akhirnya memilih melakukan perubahan.

Dalam pernyataan resmi, Tottenham menyampaikan:

“Klub telah mengambil keputusan untuk melakukan perubahan pada posisi Pelatih Kepala Tim Putra dan Thomas Frank akan meninggalkan jabatannya hari ini. Hasil dan performa tim membuat Dewan Direksi menilai perubahan diperlukan pada tahap musim ini.”

Klub juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Frank selama menangani Spurs.

Performa Tak Stabil, Spurs Terancam Degradasi

Thomas Frank ditunjuk pada Juni 2025 dengan reputasi mentereng setelah sukses bersama Brentford. Namun, kiprahnya di Tottenham jauh dari harapan.

Dari total 38 pertandingan di semua kompetisi, pelatih asal Denmark itu mencatatkan 13 kemenangan, 11 hasil imbang, dan 14 kekalahan. Meski berhasil membawa Spurs lolos ke fase gugur Liga Champions, performa domestik menjadi sorotan utama.

Tottenham belum meraih satu pun kemenangan liga sepanjang tahun 2026 dan kini terdampar di peringkat ke-16 klasemen sementara, hanya terpaut lima poin dari zona degradasi.

Kekalahan dari Newcastle memicu gelombang ketidakpuasan suporter. Bahkan, sebagian fans secara terbuka menyerukan kembalinya Mauricio Pochettino ke kursi pelatih.

Pochettino Kandidat Terkuat?

Mauricio Pochettino disebut sebagai kandidat utama untuk menjadi pelatih permanen Tottenham. Kontraknya bersama Timnas Amerika Serikat akan berakhir setelah Piala Dunia 2026, dan pelatih asal Argentina itu dikabarkan terbuka untuk kembali ke London Utara.

Pochettino pernah membawa Spurs ke final Liga Champions 2019 serta mencatatkan periode emas selama menangani klub tersebut.

Namun, jika Tottenham ingin menunjuknya kembali, mereka kemungkinan harus menunggu hingga turnamen akbar tersebut selesai.

Alternatif Lain: De Zerbi hingga Xavi

Selain Pochettino, beberapa nama lain masuk radar manajemen. Roberto De Zerbi, yang telah berpisah dengan Marseille, menjadi salah satu opsi serius. Pelatih asal Italia itu juga disebut diminati Manchester United.

Nama lain yang turut dipertimbangkan adalah Oliver Glasner, yang akan meninggalkan Crystal Palace pada musim panas, serta mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez.

Siapa Pelatih Interim Spurs?

Menurut laporan The Telegraph, CEO Tottenham Vinai Venkatesham dan direktur olahraga Johan Lange menyampaikan langsung keputusan pemecatan kepada Frank pada Rabu pagi.

Namun hingga kini, belum ada keputusan resmi mengenai pelatih interim. Mengingat musim sudah memasuki fase krusial, opsi penunjukan pelatih sementara dinilai paling realistis.

Tottenham kini fokus menjauh dari zona degradasi Premier League. Selain itu, Spurs juga masih bersaing di babak 16 besar Liga Champions, meski telah tersingkir dari Piala FA.

Laga berikutnya adalah Derby London Utara melawan Arsenal pada 22 Februari, pertandingan yang bisa menjadi titik balik atau justru memperburuk situasi Spurs musim ini. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#dipecat #Pochettino #Tottenham Hotspur #THOMAS FRANK