RADARBANYUWANGI.ID - Jorge Martín akhirnya mendapat kabar positif terkait proses pemulihannya menjelang MotoGP 2026.
Pembalap Aprilia tersebut menjalani pemeriksaan medis pada Senin di Klinik Ruber Internacional, Madrid, lokasi yang sama tempat ia menjalani operasi tangan kiri dan bahu kanan pada Desember lalu.
Cedera tersebut telah mengganggunya sejak musim sebelumnya.
Dalam pernyataan resmi Aprilia, hasil pemeriksaan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
“Hasilnya positif, sehingga ia akan bertolak ke Buriram, Thailand, pekan depan untuk mengikuti tes,” tulis Aprilia, dikutip Motorsport, Selasa (10/2/2026).
Meski demikian, Martín masih harus menjalani evaluasi lanjutan oleh Tim Medis Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM untuk memperoleh izin resmi mengikuti tes pramusim.
Aprilia juga mengonfirmasi bahwa Martín telah mendapatkan izin awal untuk kembali mengendarai motor dan berlatih, sebelum turun dengan Aprilia RS-GP pada tes resmi di Sirkuit Chang International, Buriram, pada 21–22 Februari.
Tes ini menjadi krusial sebagai penentu kesiapan fisiknya jelang awal musim.
Sebelumnya, pembalap asal Spanyol tersebut terpaksa absen dari tes pramusim pertama di Sepang akibat kondisi fisik yang belum optimal.
Meski begitu, atas permintaan tim, Martín tetap hadir di Malaysia untuk memantau pengembangan RS-GP26 dan menghadiri gala peluncuran musim MotoGP di Kuala Lumpur.
Riwayat cederanya cukup kompleks.
Martín menjalani operasi tangan kiri pada Februari 2025 setelah kecelakaan supermotard, namun masalah tulang skafoid belum sepenuhnya teratasi.
Cedera bahu kanan yang dialami pada MotoGP Jepang juga memaksanya menjalani operasi lanjutan menjelang Natal.
Kini, operasi ganda tersebut tampaknya membuahkan hasil.
“Saya akan ikut serta dalam tes Buriram dan siap tampil di awal musim,” ujar Martín sebelumnya.
Dengan waktu persiapan yang tersisa, semua mata tertuju pada Buriram sebagai penentu kebangkitan Jorge Martín bersama Aprilia.
Editor : Lugas Rumpakaadi