Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Digelar di SUGBK Maret Mendatang

Ali Sodiqin • Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00 WIB
Timnas Indonesia akan melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 yang digelar di SUGBK, Jakarta, pada 23–31 Maret 2026.
Timnas Indonesia akan melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 yang digelar di SUGBK, Jakarta, pada 23–31 Maret 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - PSSI memastikan timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah federasi menerima informasi resmi dari FIFA terkait susunan peserta dan format turnamen.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, kepada awak media.

Ia menyebut bahwa Indonesia menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Turnamen internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 31 Maret 2026, dan akan diikuti oleh empat negara, yakni Indonesia, Saint Kitts and Nevis, Bulgaria, serta Kepulauan Solomon.

Format Turnamen FIFA Series 2026

Arya Sinulingga menjelaskan bahwa FIFA Series 2026 akan menggunakan format semi-final dan final.

Pada fase awal, dua pertandingan akan digelar untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke partai puncak.

“Sepertinya kami akan melawan Saint Kitts and Nevis. Lalu Bulgaria bertemu Kepulauan Solomon. Pemenangnya nanti akan bertemu di final,” ujar Arya di GBK Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

Dengan format tersebut, timnas Indonesia berpeluang menghadapi salah satu dari Bulgaria atau Kepulauan Solomon di partai final, tergantung hasil pertandingan pembuka.

Kesempatan Uji Kekuatan Internasional

FIFA Series 2026 menjadi momentum penting bagi timnas Indonesia untuk mengukur kekuatan melawan tim lintas konfederasi.

Saint Kitts and Nevis berasal dari kawasan CONCACAF, Bulgaria dari Eropa (UEFA), sementara Kepulauan Solomon mewakili Oseania (OFC).

Keikutsertaan tim-tim tersebut memberikan variasi gaya bermain yang berbeda dan dinilai bermanfaat bagi pengembangan skuad Garuda, baik dari sisi taktik maupun mental bertanding.

Selain itu, turnamen ini juga masuk dalam agenda resmi FIFA, sehingga hasil pertandingan berpotensi memengaruhi peringkat FIFA timnas Indonesia.

SUGBK Jadi Pusat Perhatian

Penunjukan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue FIFA Series 2026 menegaskan posisi SUGBK sebagai stadion utama Indonesia untuk laga internasional.

Dengan kapasitas besar dan fasilitas berstandar FIFA, SUGBK diharapkan menghadirkan atmosfer maksimal bagi timnas.

PSSI juga berharap dukungan penuh suporter dapat menjadi faktor tambahan bagi performa timnas Indonesia saat menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pembuka.

Harapan PSSI

Melalui FIFA Series 2026, PSSI menargetkan peningkatan kualitas permainan timnas Indonesia sekaligus memperkuat jam terbang internasional para pemain.

Turnamen ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka menengah timnas Indonesia menghadapi agenda internasional berikutnya, termasuk kualifikasi dan turnamen resmi FIFA lainnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#oseania #eropa #FIFA series 2026 #jakarta #Timns Indonesia #bulgaria #Kepulauan Solomon #concacaf #sugbk #Saint Kitts and Nevis