RADARBANYUWANGI.ID - CEO McLaren Racing, Zak Brown, menyampaikan keyakinannya bahwa tim asal Woking tersebut menunjukkan tanda-tanda awal yang positif untuk menghadapi musim Formula 1 2026.
Optimisme ini muncul setelah pelaksanaan Barcelona Shakedown, meskipun Brown menegaskan bahwa masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan pasti.
McLaren memasuki musim ini dengan status juara bertahan konstruktor dua musim beruntun, melanjutkan kesuksesan mereka pada 2024.
Namun, penerapan regulasi teknis baru membuat peta persaingan menjadi sulit diprediksi.
“Ini masih sangat awal dan berisiko untuk menilai dari shakedown,” ujar Brown, dikutip F1, Selasa (10/2/2026).
“Kami merasa akan kompetitif. Empat tim teratas tampak sangat kompetitif,” tambahnya.
Brown menekankan bahwa evaluasi lebih akurat baru bisa dilakukan setelah beberapa sesi pengujian tambahan.
“Akan terlalu prematur untuk membuat prediksi lebih jauh dari beberapa hari pengujian awal,” jelasnya, seraya menyebut bahwa dua pekan ke depan akan memberikan gambaran yang lebih jelas.
Terkait pengalaman pembalap, Lando Norris dan Oscar Piastri telah menjajal mobil 2026 di Barcelona.
Brown menyebut keduanya menikmati karakter mobil baru tersebut.
“Saya pikir para pembalap menyukai cara mobil ini dikendarai,” katanya.
Fokus utama saat ini adalah memahami sistem energi dan strategi penggunaan daya selama satu lap.
Menurut Brown, balapan dengan regulasi baru bisa menjadi sangat menarik.
“Anda bisa melakukannya dengan benar atau salah,” ungkapnya.
Ia bahkan memperingatkan bahwa kesalahan pengelolaan energi bisa berdampak besar.
“Jika kehabisan deployment di bagian tertentu lintasan, Anda bisa ‘tergilas’,” ujarnya, mengutip pernyataan Norris yang menyebut situasi ini “cukup mendebarkan”.
McLaren selanjutnya akan mengikuti uji coba pramusim resmi di Bahrain pada 11–13 Februari dan 18–20 Februari.
Hasil dari pengujian inilah yang diharapkan dapat memperjelas sejauh mana kesiapan McLaren menghadapi era baru Formula 1 2026.
Editor : Lugas Rumpakaadi