Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Abdul Rasid Terpilih Ketua Porserosi Banyuwangi 2026–2030, Fokus Pembinaan Atlet Muda

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 10 Februari 2026 | 05:00 WIB

AKLAMASI: Abdul Rasid terpilih sebagai ketua Porserosi Banyuwangi periode 2026-2030.
AKLAMASI: Abdul Rasid terpilih sebagai ketua Porserosi Banyuwangi periode 2026-2030.

RADARBANYUWANGI.ID – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Banyuwangi resmi menetapkan Abdul Rasid sebagai ketua untuk periode 2026–2030.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Muskab yang digelar di Kantor KONI Banyuwangi, Sabtu (7/2).

Dalam forum tertinggi organisasi Porserosi tingkat kabupaten tersebut, Abdul Rasid memperoleh dukungan penuh dari tujuh klub sepatu roda yang ada di Banyuwangi.

Klub-klub tersebut antara lain Bisa, Gesit, Bara, BIC, BFC, serta dua komunitas lainnya, yakni klub dan Genk Skate.

Dukungan bulat tersebut mengantarkan Rasid terpilih secara aklamasi.

Sebelumnya, Abdul Rasid menjabat sebagai ketua harian Porserosi Banyuwangi, mendampingi Sugirah, mantan Wakil Bupati Banyuwangi, yang menjadi ketua umum pada periode sebelumnya.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Rasid untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan pembinaan cabang olahraga sepatu roda di Bumi Blambangan.

Komitmen Lanjutkan Program Pembinaan

Usai terpilih, Rasid yang juga bertugas di Kejaksaan Negeri Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat program pembinaan atlet sepatu roda.

Ia menilai, pembinaan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mencetak atlet berprestasi, khususnya dari kalangan usia dini dan remaja.

Selama kepengurusan sebelumnya, Porserosi Banyuwangi secara konsisten melakukan pembibitan atlet baru.

Tidak hanya mengandalkan potensi lokal, Porserosi juga menjalin kerja sama dengan pelatih-pelatih potensial dari luar daerah guna meningkatkan kualitas teknik dan mental bertanding atlet Banyuwangi.

“Kita tetap memaksimalkan program pembinaan, terutama untuk atlet-atlet muda ke depan,” ujar Rasid. Ia berharap, dengan pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, prestasi sepatu roda Banyuwangi bisa terus meningkat di level regional maupun nasional.

Prestasi di Porprov 2025 Jadi Modal

Upaya pembinaan tersebut mulai menunjukkan hasil. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025, cabang olahraga sepatu roda berhasil menyumbang satu medali untuk kontingen Banyuwangi.

Capaian tersebut menjadi modal awal sekaligus motivasi untuk meningkatkan target prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Rasid menegaskan, ke depan Porserosi Banyuwangi tidak hanya menargetkan medali, tetapi juga membangun sistem pembinaan yang sehat, berjenjang, dan berkesinambungan. Dengan demikian, regenerasi atlet dapat berjalan dengan baik dan tidak terputus.

KONI Banyuwangi Sambut Positif

Sementara itu, Sekretaris KONI Banyuwangi Supriyanto menyambut positif hasil Muskab Porserosi Banyuwangi.

Menurutnya, kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa energi segar bagi organisasi sekaligus meningkatkan daya saing atlet sepatu roda Banyuwangi di berbagai kejuaraan.

“Sepatu roda merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar jika dikelola secara serius dan berkelanjutan,” ujarnya.

KONI Banyuwangi, lanjut Supriyanto, siap mendukung program-program pembinaan yang dicanangkan Porserosi demi mengharumkan nama daerah.

Dengan dukungan penuh klub-klub sepatu roda, sinergi dengan KONI, serta komitmen kuat dari kepengurusan baru, Porserosi Banyuwangi di bawah kepemimpinan Abdul Rasid diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dan membawa cabang olahraga sepatu roda semakin diperhitungkan di tingkat Jawa Timur maupun nasional. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#perserosi #sepatu roda #banyuwangi