RADARBANYUWANGI.ID - Performa rookie Red Bull Junior, Arvid Lindblad, sukses mencuri perhatian selama sesi shakedown di Barcelona pada 26–30 Januari 2026.
Pembalap berusia 18 tahun itu dinilai menunjukkan kematangan yang jarang dimiliki pendatang baru, terutama oleh Direktur Balap Racing Bulls, Alan Permane.
Permane secara terbuka mengaku terkesan dengan pendekatan Lindblad yang tenang dan profesional sejak hari pertama uji coba privat.
Ia bahkan melihat banyak kesamaan antara Lindblad dan Isack Hadjar, yang kini menjalani musim rookie Formula 1 bersama Racing Bulls pada 2025.
“Sangat terkesan dengan keduanya. Dia sangat tenang, dia sangat santai, tidak ada yang bisa mengganggunya,” ujar Permane kepada F1, dikutip Motorsport, Minggu (8/2/2026).
Menurutnya, sikap mental Lindblad menjadi pembeda utama dibandingkan rookie lain seusianya.
Lebih lanjut, Permane menyoroti rasa ingin tahu Lindblad yang tinggi.
“Dia hanya ingin belajar, dia hanya ingin menyerap sebanyak mungkin informasi. Dia banyak bertanya, banyak meminta saran,” jelasnya.
Permane menambahkan bahwa aspek terpenting, yakni kecepatan, tampaknya sudah dimiliki Lindblad sejak awal.
Penilaian positif juga datang dari Goss, yang memuji kualitas komunikasi Lindblad di dalam tim.
“Dia sangat tenang, sangat profesional, umpan baliknya sangat jelas. Untuk seseorang seumurannya, ini benar-benar mengesankan,” ungkapnya.
Goss menekankan bahwa sesi shakedown tersebut berfokus pada pemahaman karakter mobil yang berbeda signifikan dari Formula 2, khususnya dalam manajemen energi.
“Saat kami berusaha memahami keseimbangan mobil, umpan baliknya sangat sederhana dan jelas,” katanya.
Lindblad sendiri akan berpasangan dengan Liam Lawson di tim saudara Red Bull setelah finis P6 di klasemen Formula 2.
Uji coba lanjutan dijadwalkan berlangsung di Bahrain pada 11–13 Februari dan 18–20 Februari 2026, yang akan menjadi fase krusial dalam proses adaptasinya.
Editor : Lugas Rumpakaadi