RADARBANYUWANGI.ID - Spekulasi mengenai komposisi pembalap Aprilia Racing untuk MotoGP 2027 kian memanas.
Setelah resmi memperpanjang kontrak Marco Bezzecchi, perhatian publik kini tertuju pada satu kursi kosong yang akan menjadi rekan setim murid Valentino Rossi tersebut.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memberikan sinyal halus bahwa timnya belum mengambil keputusan final.
Ia menegaskan Aprilia tidak ingin terjebak dalam hiruk-pikuk bursa pembalap yang mulai “menggila” lebih awal.
“Kita lihat saja siapa pembalap kedua yang akan mendampingi Marco,” ujar Rivola, Minggu (8/2/2026).
“Meskipun perkembangan di pasar pembalap sangat gila, kami tidak terburu-buru,” tambahnya.
Nama Jorge Martin menjadi pusat rumor.
Juara dunia MotoGP 2024 itu sebelumnya dikabarkan ingin hengkang lebih cepat dari Aprilia, dan kini kembali dikaitkan dengan Yamaha.
Situasi Martin makin rumit karena ia belum tampil di tes pramusim akibat pemulihan pascaoperasi cedera Desember 2025.
Rivola menegaskan bahwa fokus Aprilia saat ini adalah kondisi fisik sang pembalap.
“Prioritas saat ini adalah membuatnya fit, meskipun balapan pertama akan sulit baginya. Tapi ini musim yang panjang,” katanya.
Aprilia juga ingin menilai performa Martin secara objektif di atas RS-GP ketika berada dalam kondisi 100 persen.
Martin sendiri memilih bersikap tenang menghadapi rumor.
“Musim yang penuh gosip selalu menyenangkan,” ujarnya.
“Jika saya di sini, itu karena saya ingin fokus pada tahun 2026 dan Aprilia,” tegasnya.
Di sisi lain, dinamika pasar makin kompleks dengan munculnya isu Fabio Quartararo berpotensi meninggalkan Yamaha menuju Honda.
Situasi tersebut menyeret nama Francesco Bagnaia, yang disebut-sebut bisa dilirik Aprilia jika masa depannya bersama Ducati tidak berlanjut.
Dengan banyaknya variabel, keputusan Aprilia untuk MotoGP 2027 tampaknya masih akan menunggu waktu dan performa di lintasan.
Editor : Lugas Rumpakaadi