Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Regulasi Baru F1 Bisa Bikin Pembalap Kehilangan 0,7 Detik Sekejap

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 8 Februari 2026 | 19:15 WIB
Esteban Ocon reuni dengan Ayao Komatsu di Haas F1.
Esteban Ocon reuni dengan Ayao Komatsu di Haas F1.

RADARBANYUWANGI.ID - Kepala Tim Haas F1, Ayao Komatsu, mengingatkan bahwa awal musim Formula 1 berpotensi diwarnai kehilangan waktu signifikan akibat adaptasi pembalap terhadap regulasi teknis baru.

Perubahan paling mencolok musim ini terletak pada unit tenaga, yang kini mengandalkan pembagian energi 50-50 antara pembakaran internal dan listrik.

Selain penghapusan MGU-H, daya MGU-K meningkat drastis dari 120 kW menjadi 350 kW.

Konsekuensinya, cara mengemudi mobil F1 berubah secara fundamental.

Hal ini mulai dirasakan para pembalap saat uji coba shakedown di Sirkuit de Catalunya, Barcelona, akhir Januari lalu.

Menurut Komatsu, kompleksitas baru ini menuntut pembalap untuk terus berpikir strategis di setiap putaran.

Mereka harus menentukan kapan waktu terbaik menggunakan energi listrik untuk menyalip, sekaligus bagaimana memanen kembali energi secara efisien.

Ketidaktepatan kecil saja bisa berdampak besar pada performa.

“Jika hanya sepersepuluh detik, saya akan senang,” ungkap Komatsu saat ditanya mengenai potensi kehilangan waktu, Minggu (8/2/2026).

Ia menegaskan bahwa kesalahan dalam pengelolaan energi akan sangat mudah terlihat, baik oleh penggemar maupun media.

“Anda bisa kehilangan setengah detik, enam persepuluh, tujuh persepuluh dengan sangat mudah. Itu yang menakutkan,” ujarnya.

“Dari segi visibilitas bagi para penggemar, mereka akan langsung melihat jika seseorang tidak menerapkan dengan benar,” tambahnya.

Situasi ini diperkirakan akan semakin jelas saat pengujian Bahrain, terutama ketika tim melakukan simulasi kualifikasi.

Bagi Haas, tantangan ini berarti kolaborasi yang jauh lebih erat antara pembalap Oliver Bearman dan Esteban Ocon dengan para insinyur balap mereka.

“Saya tidak berpikir Anda bisa memisahkan pembalap dan insinyur dalam hal ini,” tegasnya.

Regulasi baru ini, menurutnya, menjadikan pengelolaan energi sebagai usaha tim sepenuhnya, bukan tanggung jawab satu pihak saja.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #haas #f1