Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kejurda Banyuwangi Open Race STB Up Class 2026 Diikuti 28 Tim, Ajang Tamiya Mini 4WD Ramaikan GOR Tawangalun

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Minggu, 8 Februari 2026 | 02:30 WIB

Sebanyak 28 tim ambil bagian dalam Kejurda Banyuwangi Open Race STB Up Class di GOR Tawangalun, Sabtu (7/2). Setiap tim terdiri dari dua hingga tiga peserta.
Sebanyak 28 tim ambil bagian dalam Kejurda Banyuwangi Open Race STB Up Class di GOR Tawangalun, Sabtu (7/2). Setiap tim terdiri dari dua hingga tiga peserta.

RADARBANYUWANGI.ID - Kejuaraan Daerah (Kejurda) Banyuwangi Open Race STB Up Class 2026 sukses digelar di GOR Tawangalun, Banyuwangi, Sabtu (7/2).

Ajang balap Mini 4WD ini menjadi magnet bagi para pehobi Tamiya dari berbagai daerah di Indonesia, dengan total 28 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Kejurda Banyuwangi Open Race STB Up Class 2026 mempertandingkan kelas Standar Tamiya Box (STB).

Kelas ini dikenal sebagai kategori balap pemula yang mengedepankan kemampuan dasar perakitan dan strategi balap, tanpa modifikasi ekstrem.

Dalam regulasi STB, peserta diwajibkan merakit mobil Mini 4WD sesuai dengan buku manual pabrikan.

Seluruh komponen yang digunakan harus merupakan suku cadang asli bawaan, sehingga setiap peserta bertanding dengan spesifikasi yang relatif setara.

Ketua Panitia Kejurda Banyuwangi Open Race STB Up Class 2026, Albert Wijaya, mengatakan bahwa event ini digelar sebagai wadah untuk menyalurkan kreativitas dan minat generasi muda, khususnya kalangan milenial, dalam dunia balap Mini 4WD.

“Tujuan kami mengadakan event ini adalah ingin mewadahi anak-anak muda milenial dalam menjalankan hobi Tamiya, sekaligus memberikan ruang kompetisi yang sehat dan positif,” ujarnya.

Albert menjelaskan, total terdapat 28 tim yang mengikuti kejuaraan ini. Setiap tim terdiri dari dua hingga tiga peserta, sehingga kompetisi berlangsung cukup ketat dan meriah sejak babak awal.

“Tim yang ikut ada 28, dengan setiap tim terdiri dari dua hingga tiga peserta,” ungkapnya.

Menariknya, peserta Kejurda Banyuwangi Open Race STB Up Class 2026 tidak hanya berasal dari Banyuwangi.

Ajang ini juga diikuti pehobi Mini 4WD dari berbagai daerah di Indonesia, menandakan tingginya antusiasme komunitas Tamiya terhadap event yang digelar di Bumi Blambangan.

“Banyak peserta yang berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Probolinggo, Bali, hingga Lombok,” tutur Albert.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Kejurda Banyuwangi Open Race STB Up Class 2026 dilakukan secara swadaya oleh komunitas.

Meski demikian, antusiasme peserta dan penonton cukup tinggi, sehingga diharapkan ke depan event ini dapat berkembang lebih besar.

Albert berharap Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memberikan dukungan terhadap kegiatan komunitas seperti ini.

Dengan dukungan tersebut, pihaknya optimistis Banyuwangi bisa menjadi tuan rumah kejuaraan Mini 4WD tingkat nasional.

“Kami berharap Pemkab Banyuwangi terus mendukung, supaya ke depan kami bisa melaksanakan event kejuaraan nasional di Banyuwangi,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, M Alfin Kurniawan, mengapresiasi terselenggaranya Kejurda Banyuwangi Open Race STB Up Class 2026.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan hasil kreativitas bersama antara komunitas dan pemerintah yang sejalan dengan tagline Banyuwangi, yakni tandang bareng.

“Kegiatan ini merupakan hasil kreativitas bersama yang sesuai dengan tagline Banyuwangi, yaitu tandang bareng,” ujarnya.

Alfin menegaskan, kolaborasi antara komunitas dan pemerintah daerah akan terus didorong.

Tujuannya tidak hanya untuk mengembangkan minat dan bakat generasi muda, tetapi juga untuk mengenalkan Banyuwangi melalui kegiatan-kegiatan positif berskala regional hingga nasional.

“Kolaborasi seperti ini akan terus kami lakukan agar Banyuwangi menonjolkan sisi positifnya. Harapannya, minat masyarakat luar daerah untuk datang ke Banyuwangi tetap terjaga dan terus meningkat,” pungkasnya. (ray/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#tamiya #Banyuwangi Open #GOR Tawangalun