RADARBANYUWANGI.ID - Red Bull Racing menunjukkan sinyal positif menjelang Formula 1 musim 2026 setelah melakukan shakedown perdana mobil dan power unit terbaru mereka di Barcelona, Spanyol.
Max Verstappen menilai langkah besar tim asal Milton Keynes tersebut sebagai awal yang menjanjikan dalam menghadapi regulasi baru F1.
Setelah hampir dua dekade mengandalkan kerja sama dengan pemasok mesin, Red Bull resmi mengambil keputusan berani dengan membangun power unit sendiri melalui fasilitas Red Bull Powertrains.
Keputusan ini sebelumnya bahkan disebut bos tim, Laurent Mekies, sebagai langkah yang “tergila yang pernah ada”.
Pada sesi uji coba tersebut, Verstappen dan rekan setim barunya untuk 2026, Isack Hadjar, menjalani putaran pertama menggunakan mobil bertenaga Red Bull, RB22.
Hasil awalnya pun dinilai cukup memuaskan.
“Saya rasa secara keseluruhan cukup baik,” ujar Verstappen, dikutip F1.
“Dengan mesin baru, bisa menjalani jumlah lap yang kami lakukan adalah hal yang sangat bagus, ini awal yang baik bagi kami,” tambahnya.
Meski mengakui masih banyak aspek teknis yang perlu disempurnakan, Verstappen tetap optimistis.
“Ini masih proses yang berjalan, tapi kami memulai dengan cukup solid,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kompleksitas regulasi baru menjadi tantangan bagi seluruh tim, bukan hanya Red Bull.
Sementara itu, Laurent Mekies memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim Red Bull Powertrains.
“Kami bangga karena mampu menghadirkan power unit yang benar-benar bisa digunakan dan dikembangkan,” ucapnya.
Menurut Mekies, meski perjalanan masih panjang, momen ini menjadi tonggak penting bagi organisasi Red Bull.
Power unit baru Red Bull ini dikembangkan bersama Ford dan rencananya juga akan digunakan oleh tim saudara mereka, Racing Bulls, mulai musim 2026.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga daya saing Red Bull di era baru Formula 1 yang semakin kompetitif.
Editor : Lugas Rumpakaadi