Saat ini, Real Madrid menempati posisi kedua klasemen La Liga dengan selisih satu poin dari pemuncak klasemen Barcelona. Sebaliknya, Valencia berada di peringkat ke-16, hanya satu angka di atas zona degradasi, meski jarak mereka dengan papan tengah tergolong tipis.
Valencia Berjuang Menjauh dari Zona Merah
Valencia mengoleksi 23 poin dari 22 pertandingan musim ini, hasil dari lima kemenangan, delapan hasil imbang, dan sembilan kekalahan. Posisi tersebut memang rawan, namun Los Che hanya terpaut tiga poin dari Osasuna yang menghuni peringkat kesembilan, mencerminkan ketatnya persaingan di La Liga musim ini.
Tim asuhan Carlos Corberan sempat menunjukkan grafik positif dengan dua kemenangan beruntun atas Getafe dan Espanyol, sebelum kembali terpeleset usai takluk 1-2 dari Real Betis pada awal Februari.
Di ajang Copa del Rey, langkah Valencia harus terhenti di perempat final setelah kalah 1-2 dari Athletic Bilbao pada pertengahan pekan. Fokus kini sepenuhnya tertuju pada laga krusial kontra Real Madrid.
Bermain di Mestalla, Valencia relatif lebih solid dengan raihan 17 poin dari 11 laga kandang. Namun, tantangan besar menanti karena Real Madrid merupakan tim dengan rekor tandang terbaik kedua di La Liga musim ini, mengumpulkan 24 poin dari 11 pertandingan.
Real Madrid dalam Performa Puncak
Real Madrid datang ke Mestalla dengan momentum luar biasa. Tim asuhan Álvaro Arbeloa menyapu bersih enam laga terakhir La Liga, menundukkan Alaves, Sevilla, Real Betis, Levante, Villarreal, dan Rayo Vallecano.
Tersingkirnya Madrid secara mengejutkan di babak 16 besar Copa del Rey justru memberi keuntungan berupa waktu istirahat ekstra. Los Blancos tidak bertanding sejak kemenangan 2-1 atas Rayo Vallecano pekan lalu, sehingga memiliki persiapan optimal untuk laga ini.
Meski demikian, rekor Madrid di Mestalla tidak sepenuhnya dominan. Dari tiga kunjungan terakhir, mereka hanya sekali menang, dengan dua laga lainnya berakhir imbang dan kalah. Pada pertemuan pertama musim ini, Madrid menang telak 4-0 atas Valencia di Santiago Bernabeu.
Setelah laga ini, Madrid masih memiliki dua pertandingan liga sebelum bertandang ke markas Benfica pada leg pertama playoff fase gugur Liga Champions.
Kabar Tim
Valencia:
Cristian Rivero absen akibat sanksi larangan bermain, sementara Mouctar Diakhaby masih berkutat dengan cedera hamstring. Thierry Correia akan menjalani tes kebugaran jelang laga. Hugo Duro, mantan penyerang Real Madrid, tetap menjadi andalan di lini depan setelah mencetak tujuh gol La Liga musim ini. Jose Gaya dipastikan mengisi sektor bek kiri.
Real Madrid:
Vinicius Junior harus menepi akibat akumulasi kartu kuning. Jude Bellingham juga diperkirakan absen sekitar tiga pekan karena cedera hamstring. Eder Militao masih belum pulih, tetapi Ferland Mendy, Antonio Rudiger, dan Trent Alexander-Arnold berpeluang tampil.
Alexander-Arnold digadang-gadang turun sejak menit awal, memungkinkan Federico Valverde kembali ke lini tengah. Rodrygo diragukan tampil setelah absen latihan, sehingga Brahim Diaz atau Franco Mastantuono berpeluang mengisi lini serang bersama Kylian Mbappe.
Perkiraan Susunan Pemain
Valencia (4-4-2): Dimitrievski; Foulquier, Comert, Copete, Gaya; Rioja, Urginic, Pepelu, Danjuma; Beltran, Duro
Real Madrid (4-3-3): Courtois; Alexander-Arnold, Asencio, Huijsen, Carreras; Valverde, Tchouameni, Camavinga; Mastantuono, Mbappe, Brahim
Prediksi Skor: Valencia 1-2 Real Madrid
Absennya sejumlah pemain kunci membuat laga ini tidak akan berjalan mudah bagi Real Madrid. Namun, kualitas skuad, kedalaman tim, dan momentum positif diyakini cukup untuk membawa Los Blancos meraih kemenangan penting di Mestalla dan terus menekan Barcelona dalam perburuan gelar La Liga. (*)
Editor : Niklaas Andries