Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Rumor Honda dan Yamaha Menguat, Jorge Martin Pilih Fokus Aprilia dulu

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 6 Februari 2026 | 20:15 WIB
Jorge Martin absen di MotoGP Malaysia 2025 karena masih pemulihan cedera tulang selangka.
Jorge Martin absen di MotoGP Malaysia 2025 karena masih pemulihan cedera tulang selangka.

RADARBANYUWANGI.ID - Jorge Martin memasuki fase krusial dalam kariernya di MotoGP.

Seperti dilaporkan Crash, pembalap asal Spanyol tersebut kini berada di tahun terakhir kontraknya bersama Aprilia, kemitraan yang dalam dua musim terakhir diwarnai dinamika, cedera, dan spekulasi di masa depan.

Musim lalu menjadi periode yang berat bagi Martin.

Ia harus menghadapi serangkaian cedera serius yang memengaruhi performa sekaligus hubungannya dengan Aprilia.

Situasi tersebut sempat memanas ketika Martin berupaya mengaktifkan klausul keluar dalam kontraknya untuk meninggalkan pabrikan Italia itu pada 2026.

Saat itu, Honda disebut-sebut sebagai peminat utama jasanya.

Namun, keputusan akhirnya diambil.

Martin memilih menghormati kontraknya dan tetap membela Aprilia hingga musim 2026.

Meski demikian, namanya kembali mencuat dalam bursa pembalap MotoGP 2027, seiring berkembangnya rumor perpindahan Fabio Quartararo ke Honda.

Dalam skenario tersebut, Martin kemudian dikaitkan dengan kursi Yamaha yang saat ini ditempati Quartararo.

Di tengah berbagai spekulasi, Martin tetap menunjukkan sikap tenang.

Meski belum turun ke lintasan akibat pemulihan pascaoperasi, ia hadir di tes pramusim Sepang dan menanggapi rumor yang beredar.

Ia mengakui telah mendengar kabar tersebut, namun menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah Aprilia.

Menurut Martin, kehadirannya di Sepang merupakan bukti keinginannya untuk sepenuhnya berkonsentrasi membantu proyek Aprilia berkembang dan menghadapi musim 2026 dengan sebaik mungkin.

Soal masa depan, ia mengungkapkan bahwa sebagian dari tim manajemennya memang tengah bekerja, tetapi ia memilih menyerahkan semuanya pada proses.

Ketika ditanya mengenai tenggat waktu penentuan masa depan, Martin menilai hal tersebut bukan prioritas.

Ia menyadari pasar pembalap bergerak cepat, namun memilih bersikap terbuka terhadap segala kemungkinan yang mungkin terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

Dari sisi kondisi fisik, perjalanan pemulihan Martin juga tidak mudah.

Aprilia sebelumnya mengumumkan bahwa ia absen dari tes Sepang setelah menjalani dua operasi pada akhir tahun lalu.

Total, Martin harus menjalani enam operasi sepanjang musim 2025, termasuk pada tangan dan tulang selangka.

Martin mengungkapkan bahwa sebagian dokter sempat menyarankan operasi lanjutan ditunda hingga awal 2026.

Namun ia menolaknya. Bagi Martin, musim 2025 adalah mimpi buruk yang ingin segera ia tutup agar bisa memulai fase baru dengan kondisi lebih baik.

Kini, ia merasa optimistis. Meski belum sepenuhnya pulih, Martin mengaku mulai “melihat cahaya” menuju kebugaran penuh.

Ia menegaskan tekadnya untuk terus berjuang hingga kembali berada di level terbaik dan meraih kemenangan, setelah sebelumnya harus balapan dalam kondisi menahan rasa sakit.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Jorge Martin #yamaha #motogp #aprilia #honda