Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

MTsN 3 Banyuwangi Madrasah Yang Mencetak Siswa Juara Hingga Tingkat Internasional

Gerda Sukarno Prayudha • Jumat, 6 Februari 2026 | 07:56 WIB

1.	DISAMBUT : Ina Ammania dari komisi VIII DPR RI menyempatkan diri menyambut Akmal Hakim Atifuddin di MTsN 3 Banyuwangi
1. DISAMBUT : Ina Ammania dari komisi VIII DPR RI menyempatkan diri menyambut Akmal Hakim Atifuddin di MTsN 3 Banyuwangi
RadarBanyuwangi.id – Pelajar MTsN 3 Banyuwangi kembali menancapkan hegemoni di panggung internasional.

Kali ini, salah satu siswa madrasah tersebut, Akmal Hakim Arifuddin, berhasil meraih medali emas dalam ajang World Youth STEM Invention & Innovation (WYSII) 2026 yang digelar di Thailand.

Keberhasilan tersebut menegaskan potensi riset dan penguasaan sains pelajar daerah dalam persaingan global.

Ajang WYSII dikenal sebagai kompetisi yang menilai kreativitas, kebaruan riset, serta relevansinya terhadap kebutuhan masyarakat.

Anggota Komisi VIII DPR RI Ina Ammalia menilai, capaian emas yang diraih Akmal menjadi bukti bahwa riset pelajar Indonesia mampu bersaing secara kualitas, bukan sekadar partisipasi.

“Prestasi ini harus dibaca lebih dalam. Riset yang dikembangkan anak-anak muda seperti Akmal memiliki potensi besar untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat jika dikembangkan secara berkelanjutan,” kata Ina, Selasa (4/2).

Ina menekankan pentingnya membangun pemikiran gunung, yakni cara pandang jangka panjang dalam riset dan inovasi.

Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan dunia riset perlu diperkuat agar prestasi tidak berhenti pada perolehan medali.

“Kolaborasi akan membuka ruang riset yang lebih luas sekaligus berdampak pada penguatan ekonomi dan daya saing daerah,” ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi H Chaironi Hidayat menyebut, prestasi ini sebagai refleksi dari tumbuhnya budaya akademik dan riset di lembaga pendidikan daerah.

Sementara itu, Plt. Kepala MTsN 3 Banyuwangi Kholik Masduki menegaskan komitmen sekolah untuk terus mendorong siswa mengembangkan riset yang kontekstual dan berdampak sosial.

Selain Akmal, siswa MTsN 3 Banyuwangi berprestasi lainnya adalah Reyno Felix Altair Hidayat. Ia meraih medali perak pada International Junior Science Olympiad (IJSO) 2025.

“Prestasi ini berkat kerja sama antara komite sekolah dan wali murid yang tidak hanya berperan sebagai pendukung, tetapi juga mitra strategis sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, partisipatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa,” ujarnya.

Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#MTsN 3 Banyuwangi #madrasah #kemenag banyuwangi #ina ammania #dpr ri #WYSII 2025 #thailand #banyuwangi