Arsenal pulang ke Emirates dengan kepercayaan diri tinggi usai memastikan tiket ke final EFL Cup. Di sisi lain, Sunderland, yang musim ini berstatus tim promosi, masih memelihara mimpi besar untuk bersaing di papan atas klasemen.
Sebelum laga pekan lalu, Arsenal sempat diragukan publik setelah melewati tiga pertandingan liga tanpa kemenangan, bahkan gagal mencetak gol dalam dua di antaranya.
Namun, keraguan itu ditepis dengan cara meyakinkan. Pasukan Mikel Arteta tampil buas dan membantai Leeds United 4-0 di Elland Road, meski kehilangan Mikel Merino dan Bukayo Saka akibat cedera jelang pertandingan.
Pekan ke-24 menjadi milik Arsenal sepenuhnya. Mereka tidak hanya meraih kemenangan besar, tetapi juga diuntungkan oleh hasil rival. Aston Villa secara mengejutkan tumbang di kandang,
Sementara Tottenham Hotspur menahan imbang Manchester City. Hasil tersebut membuat Arsenal kini unggul enam poin di puncak klasemen Premier League.
Peluang Arsenal meraih quadruple bersejarah juga masih terbuka. Meski tampil kurang menghibur saat menghadapi Chelsea pada leg kedua semifinal EFL Cup, gol telat Kai Havertz memastikan kemenangan 1-0 sekaligus tiket ke Wembley.
Kini, Arsenal mengincar empat kemenangan beruntun di semua kompetisi, sekaligus berpeluang mencatatkan rekor baru. The Gunners tak terkalahkan dalam 43 laga kandang Premier League melawan tim promosi, rekor terpanjang bersama Chelsea sejak era 1992.
Performa Sunderland: Ancaman Tersembunyi
Sunderland datang dengan modal cukup positif. Setelah periode suram akhir tahun lalu, tanpa kemenangan dalam lima laga, tim asuhan Regis Le Bris bangkit dengan tiga kemenangan dari empat pertandingan terakhir di semua ajang.
Kemenangan 3-0 atas Burnley menjadi bukti kebangkitan mereka, lewat kontribusi Habib Diarra, Chemsdine Talbi, serta gol bunuh diri lawan. Saat ini, Sunderland menempati peringkat delapan klasemen, hanya terpaut tiga poin dari posisi keenam.
Namun, catatan tandang menjadi pekerjaan rumah besar bagi The Black Cats. Mereka belum meraih kemenangan dalam tujuh laga tandang Premier League terakhir, sejak menumbangkan Chelsea pada Oktober lalu.
Jika mampu menang di Emirates, Sunderland akan mencatat sejarah sebagai tim promosi pertama yang menaklukkan Arsenal dan Chelsea dalam satu musim yang sama.
Kondisi Tim dan Cedera
Arsenal kembali dipusingkan oleh badai cedera. Mikel Merino diperkirakan absen hingga akhir musim, sementara Bukayo Saka belum pulih dari cedera pinggul. Kabar baik datang dari Martin Odegaard, yang berpeluang tampil setelah hanya mengalami cedera ringan.
Kai Havertz diprediksi kembali mengisi starting XI setelah menjadi pahlawan di laga tengah pekan. Arteta juga berpeluang melakukan rotasi di lini depan.
Di kubu tamu, Granit Xhaka dipastikan absen karena cedera pergelangan kaki. Sunderland juga masih memantau kondisi Bertrand Traore dan Jocelin Ta Bi, meski tidak ada rencana perubahan besar pada susunan pemain utama.
Perkiraan Susunan Pemain
Arsenal (4-3-3): Raya; White, Saliba, Gabriel, Calafiori; Havertz, Zubimendi, Rice; Madueke, Jesus, Trossard
Sunderland (3-4-2-1): Roefs; Hume, Mukiele, Ballard, Alderete, Reinildo; Le Fee, Diarra, Sadiki, Talbi; Brobbey
Prediksi Skor: Arsenal 2-0 Sunderland
Arsenal diprediksi tidak akan menemui banyak kesulitan. Dengan kekuatan lini serang yang sedang tajam dan rekor kandang impresif, The Gunners diyakini mampu mengamankan tiga poin. Sementara itu, performa tandang Sunderland yang kurang konsisten menjadi faktor krusial dalam laga ini. (*)
Editor : Niklaas Andries